Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program Istimewa bagi Konsumen
Memberikan layanan sepenuh hati sudah menjadi komitmen Honda bersama seluruh jaringannya. Layanan ini berlaku bagi seluruh konsumen setia sepeda motor Honda
Suasana berbagai kegiatan dalam Hari Jadi ke-8 Algojo pada Sabtu (26/4/2025) di Green Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
SLEMAN—Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) merayakan Hari Jadi ke-8 dengan mengusung tema penghijauan alam. Ratusan bibit tanaman pohon dibawa pecinta sepeda untuk menghijaukan sejumlah area memperingati sewindu komunitas berdiri.
Ketua Algojo, Gianto menjelaskan tema ini dipilih karena Algojo ingin terlibat dalam penghijauan alam. Dalam perhelatan yang sudah-sudah, Hari Jadi Algojo biasanya dirayakan dengan bersepeda. Namun pada tahun ini penanaman pohon juga diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Algojo terhadap alam.
"Alam perlu perbaikan," kata Gianto ditemui di Green Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman pada Sabtu (26/4/2025).
Setiap komunitas yang berpartisipasi dalam peringatan sewindu Algojo diminta membawa bibit tanaman untuk penghijauan. Jenis tanamannya bisa apa saja. Total ratusan bibit tanaman dapat terkumpul dari perayaan sewindu Algojo.
"Tanaman yang terkumpul akan ditanam di lokasi yang membutuhkan. Tapi memang untuk simbolis di Green Kayen ini," jelasnya.
Menurut catatan Gianto total ada 88 komunitas pesepeda yang mengikuti kegiatan ini. Total pesertanya mencapai ratusan, termasuk peserta dari luar wilayah DIY.
Rangkaian acara sewindu Algojo diawali dengan mengayuh sepeda sepanjang 21 kilometer dari Kalurahan Condongcatur menuju kawasan hijau Green Kayen. Di lokasi tujuan, pesepeda akan disuguhi sarapan, hiburan hingga beragam doorprize.
Di Green Kayen pesepeda juga bisa mengakses cek kesehatan gratis. Puncak acaranya, dilakukan simbolis penyerahan bibit tanaman pohon, pelepasan burung merpati dan penyerahan bantuan sembako untuk anak-anak.
Harapan Gianto di usia ke-8 ini Algojo tetap solid dan menjadi wadah berkumpulnya berbagai macam komunitas pecinta sepeda. "Tren sepeda itu sekarang agak menurun. Biar tetap konsisten dengan tema kami, kekompakan dan kebersamaan antar komunitas tetap terjalin," tandasnya.
Perwakilan komunitas sepeda, Heru Rasa menilai perayaan sewindu Algojo ini dapat terselenggara dengan meriah dan sukses. Tak hanya meriah, perayaan juga punya nilai tambah dengan diadakannya penanaman pohon. "Keren ini, untuk berikutnya semoga komunitas-komunitas yang lain meniru," ungkapnya.
Heru berharap pesepeda di Jogja bisa tetap eksis dan cita-cita Jogja sebagai Kota Sepeda dapat terwujud. "Semoga goweser Jogja tetap bisa eksis juga Jogja tetap seperti visi kami bahwa Jogja bisa menjadi Kota Sepeda," tandasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memberikan layanan sepenuh hati sudah menjadi komitmen Honda bersama seluruh jaringannya. Layanan ini berlaku bagi seluruh konsumen setia sepeda motor Honda
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan