Dokumen CIA Beberkan Adanya Ancaman Serangan Pesawat Jelang 9/11
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Pelaksanaan operasi mata. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 56 orang yang menderita gangguan mata menjalani operasi secara gratis di RS Mata Dr YAP, Minggu (27/4/2025). Kegiatan bakti sosial itu digelar untuk berkontribusi dalam mencegah bertambahnya angka kebutaan.
Berdasarkan data BPS 2022 hilangnya pengliatan mencapai 8 juta kasus dengan kebutaan dialami 272 ribu masyarakat. Selain itu ada 700 ribu orang mengalami kesulitan dalam melihat dan 7,4 juta masyarakat Indonesia mengalami gangguan penglihatan ringan.
"Kegiatan operasi ini digelar secara gratis dengan menyasar masyarakat yang kurang mampu dan tidak memiliki BPJS, karena tujuan kami membantu. Ini toal ada 56 paket operasi mata gratis, terdiri 41 katarak, 5 glaukoma dan 10 pterygium. Merupakan rangkaian HUT ke-102 RS Mata Dr YAP," kata Ketua Umum Yayasan Dr YAP Prawirohusodo, GBPH Prabukusumo, Minggu.
BACA JUGA: Masyarakat DIY Didorong untuk Terus Hidup Waras Tanpa Minuman Keras
Gusti Prabu menambahkan operasi tersebut digelar dengan menggunakan peralatan modern dan canggih yang sudah dimiliki RS YAP. Salah satunya menggunakan Smile Pro yang merupakan metode koreksi penglihatan laser terbaru yang menggunakan teknologi bedah refraktif minimal invasif. Peralatan ini dapat meminimalkan rasa sakit serta proses operasi berjalan sangat cepat.
"Kami berupaya selalu hadir di tengah masyarakat sebagai fasilitas kesehatan yang dapat memberikan layanan deteksi dini. Kami ingin menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan layanan khususnya warga kurang mampu," ucapnya.
Direktur Utama RS Mata Dr Yap Erin Arsianti menyatakan sebanyak 56 pasien yang dioperasi tersebut merupakan hasil skrining dari 129 pasien. Selain skrining dari sisi medis, juga mengutamakan warga yang benar-benar tidak mampu dibuktikan dengan surat keterangan resmi dan tidak memiliki BPJS.
"Operasi dilakukan oleh dokter spesialis mata. Setelah operasi mata, pasie dijadwalkan kembali kontrol pada H+1 dan H+7 setelah operasi," katanya.
BACA JUGA: Mata Anda Kering? Jangan Remehkan, Ini Bahayanya
Bakti sosial ini bertajuk Eye Care Improvement, Transforming Helath Care for Brighte Future dengan tujuan menekan angka kebutaan di Indonesia, terutama yang dapat dicegah. Ia memaparkan katarak menjadi penyebab kebutaan nomor satu di duni termasuk Inonesia. Kemudian disusul glaukoma di urutan kedua.
"Untuk pterygium merupakan pertumbuhan jaringan fibrovaskular yang berbentuk selaput tipis pada bagian utih mata. Penderita ini umumnya merasa kering pada mata, mengganjal, merah dan gerak bola mata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.