23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Embung Kaliaji dengan latar Gunung Merapi dan Gunung Merbabu./Instagram @jogjaku
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kabupaten Klaten sepakat menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengelolaan air di wilayah perbatasan.
Perjanjian kerja sama ini diteken oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jajang Prihono bertempat di Klangon Glagaharjo, Cangkringan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Suparmono mengatakan kerja sama ini menjadi langkah nyata bagi Pemkab Sleman dan Pemkab Klaten dalam menjaga lingkungan.
Adapun kerja sama pengelolaan air ini juga mencakup seputar konservasi air di kedua wilayah. Setelah penandatanganan perjanjian kerja sama ini, kedua pihak turut melakukan kegiatan penanaman pohon di Bukit Klangon sebagai langkah konservasi air.
"Karena tema kerja sama pengelolaan air di wilayah perbatasan ada submateri tentang konservasi air, sebagai tindakan nyata dan momentum maka dilakukan penanaman pohon oleh kedua belah pihak, Sleman dan Klaten," ujar Suparmono dikutip Jumat (2/5/2025).
Perjanjian kerja sama pengelolaan air yang diteken berpedoman pada Keputusan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Nomor : SK.29/T.36/TU/HPL.2.0/8/2023 tentang Pemberian Izin Pemanfaatan Air (IPA) Kepada Masyarakat Pemanfaat Air Organisasi Pemanfaat Air "OPA" Gutup Bebeng di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kecamatan Cangkringan, Sleman.
Secara rinci ruang lingkup pengelolaan air yang dimaksud dalam perjanjian ini meliputi pembangunan dan pemasangan fasilitas, optimalisasi pemanfaatan dan pemeliharaan air, pendampingan komunitas pengelola air bersih berbasis masyarakat Organisasi Pemanfaat Air (OPA) Guyub Bebeng, dan peningkatan kapasitas OPA Guyub Bebeng.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat melakukan pelbagai upaya untuk mewujudkan sinkronisasi, koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan air di wilayah perbatasan.
Selain itu, Pemkab Sleman dan Pemkab Klaten juga akan bergerak bersama-sama dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan.
Harapannya, langkah konkret ini dapat memberikan dampak positif bagi Sleman dan Klaten baik di bidang ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.