Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Warga memotong pohon tumbang yang melintang di tengah jalan sebagai dampak hujan deras dan angin kencang yang melanda Sleman, Sabtu (8/3/2025)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Meskipun curah hujan masih terbilang tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tidak memperpanjang status siaga bencana hidrometeorologi yang sudah berakhir pada 30 April lalu.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan, tidak ada laporan bencana hidrometeorologi yang signifikan seperti banjir dan tanah longsor dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut, hanya ada laporan pohon tumbang yang jumlahnya tidak signifikan.
“Beberapa pekan terakhir ini cuma seperti pohon tumbang karena angin, kalau banjir longsor tidak ada. Korban juga tidak ada,” ujar Antoni Hutagaol kepada Harianjogja.com, Jumat (9/5/2025).
Antoni menyebut, hasil koordinasi dengan BMKG memperkirakan hujan yang masih terjadi hanya dikarenakan gangguan cuaca yang bersifat sementara.
“Kemarin hari Kamis ada rapat koordinasi BPBD se-DIY, dan juga BMKG. Tidak kita perpanjang status siaga banjir, longsor, dan angin kencang lagi karena update dari BMKG bahwa bulan Mei di Pulau Jawa, DIY khususnya sudah musim kemarau,” tandasnya.
“Ini masih terjadi hujan karena adanya gangguan cuaca, biasanya sekitar 5-10 hari terjadi hujan. Menurut BMKG ini hanya sekitar 10 hari, biasanya deras, cepat, tiba-tiba angin kencang jadi bisa dikatakan masuk ke pancaroba,” jelasnya.
Ia menyebut, kondisi cuaca saat ini justru mengurangi potensi bencana kekeringan di musim kemarau. Meskipun begitu, pihaknya tetap siaga jika kondisi cuaca tidak sesuai yang diperkirakan.
“BPBD terus tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala kemungkinan. Namanya cuaca kadang kan tidak bisa diprediksi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.