Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah lapak pedagang di Teras Malioboro Beskalan tutup seperti terlihat, Minggu (20/4/2025). Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Libur panjang Hari Raya Waisak tidak dirasakan dampaknya oleh pedagang Teras Malioboro (TM) Beskalan. Karena sepi pengunjung, banyak pedagang masih menutup lapaknya.
Pantauan Harian Jogja pada Selasa (13/5/2025) siang, wisatawan di kawasan Malioboro membludak. Jalan Malioboro, sirip-sirip dan jalan di sekitar Malioboro dipadati kendaraan. Pedagang kaki lima (PKL) dadakan di sirip-sirip Malioboro semakin banyak dan laris.
Sayangnya lonjakan wisatawan ini tidak berpengaruh banyak pada aktivitas ekonomi di Teras Malioboro Beskalan. Hanya terlihat segelintir wisatawan keluarga atau pasangan yang terlihat masuk ke kawasan ini. Lapak pedagang yang buka kebanyakan hanya yang terletak di bagian depan. Sedangkan lapak di tengah dan belakang sebagian besar tutup.
Di salah satu ruas kios pedagang yang terdiri dari puluhan kios, siang itu hanya ada dua kios yang buka. Salah satu pedagang kaos, Rahayu, menjelaskan kios tersebut banyak yang tutup karena tidak mendapatkan penglaris, sehingga terbebani biaya operasional jika harus buka. “Di bagian sini [sepanjang ruas] hanya sekitar enam kios yang buka. Itu pun tidak setiap hari,” katanya.
Rahayu merupakan salah satu pedagang di bagian tengah yang rajin membuka kios. Setiap hari jika tidak ada keperluan mendesak, ia pasti berjualan. Ia mengayuh sepeda dari rumahnya yang berjarak 7 km di selatan Malioboro untuk berjualan, meski dagangannya tidak selalu laku.
BACA JUGA: Dua Ekor Sapi Kurban untuk Presiden Prabowo Dipasok dari Bantul
“Seminggu enggak laku, kemarin hari minggu laku Rp100.000. Kemarin ada yang beli juga karena pengunjung ke toilet lewat sini. Kadang ada bapak-bapak jalan, laku. Tapi seringnya enggak ada penglaris. Orang enggak tahu kalau di sini ada pedagang,” katanya.
Libur panjang juga tidak berpengaruh signifikan. Akses yang jauh dari jalan utama dan tidak cukup terlihat menyebabkan kondisi ini terjadi. Jalan masuk dari selatan tidak terlihat karena harus melewati musala dan area kuliner TM 1. Sedangkan dari sisi utara harus melewati area parkir dan jika malam penerangannya kurang.
Ketu Koperasi Tri Dharma, Arif Usman, menuturkan banyaknya pedagang yang tutup karena pengunjung Malioboro tidak masuk ke TM Beskalan. “Pedagang yang tiap hari buka pun harus menghabiskan tabungan untuk dapat bertahan,” katanya.
Untuk menyambung hidup, beberapa pedagang yang tutup dan masih bekerja terpaksa beralih profesi. “Ada yang menjadi ojek online, tukang, buka angkringan dan sebagainya. “Tapi kasihan yang sepuh-sepuh harus tetap bertahan dengan kondisi sekarang,” katanya.
Dari pihak pengelola menurutnya berusaha menarik pengunjung dengan mengadakan event di TM Beskalan, namun tetap tidak mendatangkan pembeli. Sementara dari pedagang sendiri ketika ingin mengusahakan sesuatu, ruang geraknya dibatasi.
“Kemarin kami sempat izin ke pengelola untuk mengadakan rembuk pedagang di mana yang list ada 125 pedagang di TM Beskalan, akan tetapi tidak diizinkan pengelola. Kalau dari pengelola mengizinkan maksimal 20 orang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Puluhan orang turun langsung ke Sungai Code di kawasan Pedestrian Code Gumreget, Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 dikunjungi lebih dari 104.000 orang dengan perputaran transaksi Rp7,4 miliar. Alun-Alun Wates dibersihkan usai acara.
Life Media, penyedia layanan internet berbasis fiber optik, bekerja sama dengan Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan Peme
Harga minyak Indonesia mencapai US$91,9 per barel. Suahasil Nazara mengantisipasi kenaikan subsidi dan kompensasi energi yang menekan APBN.