Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menyiapkan pedoman teknis pengelolaan kawasan Sumbu Filosofi Jogja sebagai Warisan Dunia. Pedoman teknis ini akan diwujudkan dalam Peraturan Wali Kota Jogja.
"Secara umum regulasi-regulasi yang menyangkut masalah sumbu filosofi, baik core zone, buffer zone, maupun zona pengembangan sudah kami tetapkan bersama antara provinsi dan kota," kata Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo di Balai Kota Jogja, Rabu (14/5/2025).
Hasto lantas menegaskan, "Sudah tidak ada perdebatan lagi dalam penerapan regulasi ini ke depan." Menurut dia, perwal tersebut bakal memperjelas penataan dan pengembangan kawasan sumbu filosofi, yang terbagi menjadi tiga zona: zona inti, penyangga, dan pengembangan.
Ruang lingkup pengaturannya, kata dia, mencakup penyelesaian tekanan pembangunan dan lingkungan, kesiapsiagaan bencana, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta tekanan sosial masyarakat.
Disebutkan pula bahwa salah satu contoh teknis yang akan diatur adalah batas maksimal ketinggian bangunan di kawasan Sumbu Filosifi.
Keberadaan perwal itu, kata Wali Kota, sekaligus mempermudah masyarakat dalam melakukan pembangunan maupun aktivitas lainnya karena batas-batas pengaturannya sudah ditetapkan secara tegas.
"Jadi, masyarakat tinggal mengikuti menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Tidak ada yang diragukan karena tadi cut off point-nya semua sudah diketok," ucap Hasto.
Wali Kota menilai penting penerapan regulasi tersebut guna mendukung perlindungan kawasan warisan dunia itu.
"Sekaligus memberikan ketegasan. Tentu spiritnya bagus, tertata dengan baik. Spiritnya lebih memberikan kejelasan regulasi pengembangan itu. Tinggal perwalnya disahkan," kata dia.
Dalam pembahasan perwal tersebut, Pemkot Jogja turut melibatkan Keraton Jogja dan Pemda DIY. Seperti diketahui bahwa sumbu filosofi sebagai warisan dunia berada dalam batas administratif Kota Jogja yang membentang dari Jalan Wolter Monginsidi di utara hingga batas kota di selatan, serta diapit Sungai Code di timur dan Sungai Winongo di barat.
Penghageng Datu Dana Suyasa Keraton Jogja G.K.R. Mangkubumi menyebut penataan kawasan merupakan amanah dari UNESCO.
"Tentu untuk pemetaan wilayah yang lebih baik. Ditata supaya tidak kumuh dan penuh. Penataan kawasan baik di zona inti, zona penyangga, kemudian penataan sesuai dengan amanah dari UNESCO," kata Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan