BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Dokter dan pasien. - Ilustrasi/Freepik
JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja menyiapkan aplikasi pemantauan data kesehatan warga di setiap kampung untuk mendukung pelaksanaan program Satu Kampung Satu Nakes yang mulai bergulir pada Agustus 2025.
Program ini merupakan salah satu program prioritas di sektor kesehatan yang dicanangkan Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Waryono, mengatakan sistem itu bakal menyajikan data rinci di masing-masing kampung, mulai dari jumlah penduduk, warga lansia, ibu hamil, anak balita, hingga kasus stunting.
"Kominfo akan membuatkan peta atau portal kesehatan. Nanti kalau di-klik satu kampung, akan kelihatan semua datanya," kata Waryono, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan, sistem itu akan memperkuat peran tenaga kesehatan (nakes) di kampung yang tidak hanya melayani secara langsung, tetapi juga memetakan kebutuhan serta potensi risiko kesehatan wilayah binaan.
Pada tahap awal, Program Satu Nakes Satu Kampung yang digagas Hasto Wardoyo itu akan menyasar 45 kelurahan, dengan menempatkan satu nakes di setiap kelurahan.

Rekrutmen nakes dilakukan sebelum Agustus dan didanai melalui anggaran biaya tambahan (ABT) perubahan. "Untuk 2025 ini kami menyiapkan 45 nakes di 45 kelurahan," ujar Waryono.
Satu nakes, kata dia, akan dibantu oleh dua kader posyandu dan berkoordinasi dengan puskesmas serta layanan kegawatdaruratan Public Safety Center (PSC) 119, termasuk menjalankan sistem rujukan jika diperlukan.
BACA JUGA: Bakal Ada Tempat Parkir Khusus Mobil Pribadi di Sekitar Malioboro, Ini Dua Tempatnya
"Sementara ini masih dikaver oleh tim dari puskesmas. Tapi nanti kami siapkan agar setiap kampung ada nakes yang bertanggung jawab," kata dia.
Jika program awal berjalan sesuai rencana, Dinkes menargetkan perluasan cakupan untuk 169 kampung di Kota Jogja pada 2026. "Nanti akan dilanjutkan dengan rekrutmen lagi agar tiap kampung punya satu bidan atau nakes," katanya.
Ia menegaskan keberadaan nakes di kampung bukan untuk menggantikan fungsi puskesmas, melainkan memperkuat layanan dasar dan menjangkau masyarakat lebih dekat.
"Misalnya di posyandu ditemukan kasus yang perlu ditindaklanjuti, nakes menjadi penghubung ke puskesmas atau layanan rujukan," katanya.
Program Satu Kampung Satu Nakes bagian dari janji kampanye Wali Kota Hasto Wardoyo dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis komunitas di Kota Gudeg.
Untuk menopang program tersebut, Dinkes telah merampungkan Rancangan Peraturan Wali Kota (Raperwal) Jaminan Pelayanan Kesehatan yang akan mengatur sistem kerja dan pembiayaan. "Raperwal sudah selesai, tinggal harmonisasi di Biro Hukum Pemda DIY. Harapannya bisa terbit dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo," ucap Waryono. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.