Lewat Sketsa, 101 Travel Sketch Bidik Tren Quality Tourism
THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co mengajak para pencinta sketsa untuk menikmati Yogyakarta dengan pengalaman yang berbeda.
Istimewa
SURABAYA-Di tengah tantangan dunia pendidikan di Indonesia, mulai dari ketimpangan akses, krisis karakter, hingga tantangan spiritualitas di era digital, kolaborasi antar lembaga pendidikan Kristen menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dan Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra Surabaya resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Sekretariat PPPK Petra, Surabaya, pada 22 Mei 2025.Kolaborasi ini bukan hanya pertemuan antar dua institusi pendidikan, tetapi juga pertemuan visi dan semangat untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berakar pada nilai-nilai Kristiani, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
UKDW, sebagai salah satu perguruan tinggi Kristen terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak 1962, dikenal dengan komitmennya pada pendidikan yang berlandaskan kasih, keadilan, dan transformasi sosial.
Sementara itu, PPPK Petra PPPK Petra, yang menaungi lebih dari 38 unit sekolah dari tingkat TK hingga SMA sejak 1951 di Surabaya, telah menjadi rujukan pendidikan Kristen berkualitas di Indonesia Timur dan telah melahirkan ribuan lulusan berprestasi yang menghidupi iman dalam karya mereka. UKDW hadir dalam acara ini dipimpin oleh Rektor, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., didampingi oleh Kepala Marketing Veronica Tiara, S.Kom., CPS, Staf Kerjasama Dalam Negeri Christina Angelina, S.I.Kom, dan Staf Promosi Hugo Christ, S.M.
“Kami percaya, di masa seperti ini, antar lembaga pendidikan Kristen perlu saling menguatkan. Melalui MoU ini, UKDW siap mendukung PPPK Petra dalam bentuk pengabdian masyarakat oleh dosen, program dosen mengajar di sekolah-sekolah Petra, pendampingan kesehatan mental, hingga kegiatan pengembangan karakter dan spiritualitas,” ujar Bu Ning, sapaan akrab Rektor UKDW.
Pihak PPPK Petra menyambut baik kerja sama ini. Hadir dalam acara ini Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra Ir. Ika Iskandar Itamurti, bersama jajaran pimpinan lainnya, yaitu Sekretaris I, Wakil Direktur Pendidikan, Manager SDM, dan Humas Marketing Kerjasama.
BACA JUGA: Maxride di DIY Belum Berizin
“Kami merasa memiliki semangat yang sama dengan UKDW: mendidik dengan hati dan membentuk karakter Kristiani. Banyak lulusan UKDW yang telah bergabung sebagai tenaga pengajar kami, dan kami sudah merasakan kualitas serta integritas mereka,” ungkap Ir. Ika Iskandar Itamurti, Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra.
Dengan MoU ini, kedua institusi berkomitmen untuk berkolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan mutu pendidikan, dan menciptakan ruang-ruang belajar yang menumbuhkan generasi muda yang berprestasi, profesional, dan menjadi terang di tengah dunia pluralistik.
Sebagai kampus yang terbuka dan kolaboratif, UKDW terus menjalin kemitraan dengan berbagai institusi dalam rangka mendukung agenda pendidikan nasional, sekaligus menghadirkan solusi berbasis nilai dan spiritualitas untuk masa depan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co mengajak para pencinta sketsa untuk menikmati Yogyakarta dengan pengalaman yang berbeda.
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Kejagung memeriksa pihak Bank Indonesia dalam kasus Febrie Adriansyah untuk mendalami SOP dan mekanisme operasional money changer.
Rencana Depo Nirmala Bantul menjadi TPS 3R masih terkendala persetujuan warga Padokan Kidul. DPRD meminta sosialisasi dan SOP.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Z Jerman siap mendukung program PLTS 100 GW Indonesia, tetapi menilai sistem kelistrikan dan SDM perlu diperkuat.