ISI Jogja Terima 1.899 Mahasiswa Baru dari 12.737 Pendaftar

Yosef Leon
Yosef Leon Rabu, 19 Agustus 2026 16:47 WIB
ISI Jogja Terima 1.899 Mahasiswa Baru dari 12.737 Pendaftar

Rektor ISI Jogja, Irwandi saat menyampaikan sambutan dalam sidang senat terbuka penerimaan mahasiswa baru ajaran 2026/2027, Rabu (19/8/2026). Dokumentasi Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 1.899 mahasiswa baru resmi bergabung dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja pada tahun akademik 2026/2027. Mereka merupakan bagian dari 12.737 pendaftar yang bersaing untuk mendapatkan kesempatan kuliah di kampus seni tersebut.

Dari total pendaftar, sebanyak 1.967 calon mahasiswa dinyatakan diterima. Namun, setelah proses registrasi, jumlah mahasiswa baru yang tercatat sebanyak 1.899 orang.

Rektor ISI Jogja, Irwandi, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan minat masyarakat terhadap pendidikan seni masih kuat. Bahkan, menurutnya, animo tersebut terus menunjukkan peningkatan.

“Saudara telah melewati sebuah kompetisi yang ketat untuk mendapatkan kesempatan belajar di kampus ini. Jadikan kesempatan tersebut sebagai amanah sekaligus tantangan,” kata Irwandi dalam sidang senat terbuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, Rabu (19/8/2026).

Mahasiswa Diminta Tak Hanya Mengejar Nilai

Irwandi meminta mahasiswa baru memanfaatkan masa kuliah bukan sekadar untuk mendapatkan nilai akademik. Kampus, menurutnya, harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menghasilkan karya.

Ia juga mendorong mahasiswa mulai mempersiapkan diri agar setelah lulus tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan. Kemampuan menciptakan peluang kerja dinilai penting, terutama di tengah perkembangan industri kreatif.

“Datanglah ke kampus bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk bertumbuh. Bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk menghasilkan karya. Bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa baru diminta tidak terjebak dalam sekat disiplin ilmu yang dipelajari. Perkembangan teknologi dan industri kreatif membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan yang lebih beragam.

Irwandi menilai kemampuan berkolaborasi dan menguasai lebih dari satu kompetensi akan menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

“Pesan saya mahasiswa bisa siap menghadapi berbagai tantangan, tidak terlalu terkotak dengan satu disiplin yang mereka pelajari, tetapi bisa berkolaborasi dan juga memiliki multi-kompetensi,” katanya.

Penerimaan Mahasiswa Lewat Tiga Jalur

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan ISI Jogja, Dewanto Sukistono, mengatakan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dilakukan melalui tiga jalur utama.

Ketiga jalur tersebut adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dengan kuota 30%, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebesar 40%, dan jalur mandiri sebanyak 30%.

Dewanto merinci, jumlah pendaftar melalui SNBP mencapai 3.486 orang. Adapun pendaftar SNBT sebanyak 5.656 orang dan jalur mandiri mencapai 2.969 orang.

Selain penerimaan mahasiswa pada jenjang sarjana dan sarjana terapan, ISI Jogja juga menerima pendaftar pada program pascasarjana.

S3 hingga D4

Pada jenjang S3, terdapat 61 pendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang dinyatakan diterima dan 18 orang melakukan registrasi.

Untuk jenjang S2, jumlah pendaftar mencapai 365 orang. Sebanyak 95 calon mahasiswa diterima, dengan 79 orang di antaranya melakukan registrasi.

Sementara itu, jenjang S1 menjadi program dengan jumlah pendaftar terbesar. Tercatat 9.292 orang mendaftar, dengan 1.489 orang diterima dan 1.454 orang melakukan registrasi.

Adapun program sarjana terapan atau D4 mencatat 3.019 pendaftar. Sebanyak 363 orang dinyatakan diterima dan 348 orang melakukan registrasi.

Tingginya jumlah pendaftar tersebut menjadi gambaran besarnya minat calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk menempuh pendidikan seni di ISI Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online