Tragis, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pikap di Dlingo Bantul
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Penampakan salah satu wilayah di Banguntapan, Bantul yang belum lama ini mendapat alokasi anggaran peningkatan infrastruktur kawasan kumuh. Pemkab Bantul berencana menaikkan anggaran infrastruktur jadi Rp180 miliar pada 2026./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL – Komisi C DPRD Bantul menyebut akan mendukung langkah Bupati Bantul Abdul Halim Muslih yang berencana meningkatkan anggaran infrastruktur menjadi Rp180 miliar pada tahun 2026. Namun, Pemkab diingatkan agar penggunaan anggaran tersebut tepat sasaran dan tidak dikendalikan oleh kepentingan politik semata.
“Kami dari Komisi C tentu mendukung program infrastruktur karena itu juga penunjang ekonomi. Tapi catatannya, jangan sampai diberikan ke proyek-proyek yang tidak sesuai, hanya karena janji politik di daerah-daerah tertentu,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Bantul, Datin Wisnu Pranyoto, Senin (9/6/2026).
Datin menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur harus fokus pada wilayah-wilayah yang benar-benar membutuhkan dan memiliki dampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan kawasan wisata Parangtritis sebagai salah satu prioritas pembangunan.
“Parangtritis itu sekarang sudah jadi tujuan wisata utama. Jadi, infrastruktur menuju ke tempat-tempat wisata seperti itu harus benar-benar diperhatikan. Karena selain mendukung sektor pariwisata, itu juga bisa membantu UMKM yang ada di sekitar lokasi,” ujarnya.
BACA JUGA: Iduladha 2025, 23 Ribu Lebih Hewan Kurban Disembelih di Bantul
Datin berharap, dengan peningkatan anggaran tiga kali lipat tersebut, pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh sektor-sektor strategis dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Bantul.
"Harus benar-benar dipetakan daerah mana yang butuh dan prioritas untuk ditingkatkan infrastrukturnya," kata dia.
Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa anggaran infrastruktur di daerah ini akan meningkat signifikan dari Rp60 miliar pada 2025 menjadi Rp180 miliar pada 2026. Anggaran ini akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dan perkotaan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.