Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Bus Trans Jogja - Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul menyambut baik wacana pembukaan jalur baru Trans Jogja dengan rute Jogja-Wonosari. Meski demikian, untuk kepastian pengoperasian masih menunggu keputusan pembahasan di DPRD DIY.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, ide membuka jalur baru Trans Jogja dengan rute Jogja-Wonosari sudah muncul sejak awal 2025. Wacana ini sudah ditindaklanjuti dengan pembuatan kajian serta pembahasan di DPRD DIY.
“Penentu kebijakan jadi tidaknya rute baru ke Gunungkidul berada di tangan anggota DPRD DIY. Tapi, kami berharap bisa direalisasikan untuk memberikan layanan transportasi ke Masyarakat,” kata Irawan, Selasa (10/6/2025).
BACA JUGA: PT Gag Milik Antam Izinnya Aman Tak Dicabut Prabowo, Tetap Bisa Beroperasi di Raja Ampat
Dukungan ini juga tidak lepas dari hasil kajian yang melibatkan korespondensi dari Masyarakat yang meminta adanya ketepatan waktu dalam pelayanan. Di sisi lain, juga sudah ada kajian tentang jumlah armada yang dipersiapkan.
Berdasarkan kajian tersebut, dibutuhkan sekitar 25 armada untuk mendukung pengoperasian rute baru Jogja-Wonosari. Meski demikian, sambung Irawan, tidak semua armada dioperasikan serentak karena jadwal pengoperasikan disesuaikan dengan jam-jam sibuk.
Menurut Irawan, pengoperasian jam sibuk saat pagi mulai pukul 06.00-08.00 dan sore pukul 15.00-18.00 WIB akan dioperasikan sebanyak 18 armada. Sedangkan pada saat waktu normal atau off peak hanya diterjunkan delapan armada.
“Off peak ini berlangsung siang hari, sehingga untuk efektivitas operasional juga dilakukan penyesuaian jumlah armada yang diturunkan,” katanya.
Ditambahkan dia, dalam pembahasan rute baru ini juga melibatkan pihak organda, khususnya pemilik PO bus yang melayani rute Jogja-Wonosari. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah dalam pengoperasian Trans Jogja yang dimiliki oleh Pemerintah DIY.
“Tetap akan dilibatkan dan nanti seperti apa partisipasinya masih butuh koordinasi dan pembahasan lanjutan,” katanya.
Pengelola Terminal di Dinas Perhubungan Gunungkidul, Muhammad Wahyu Riski mengatakan, kepastian rute baru masih terus dibahas. Rencananya masih ada satu pertemuan forum group discussion (FGD) guna mematangkan rencana ini.
BACA JUGA: Daftar 4 Perusahaan Dicabut Izin Tambang dari Raja Ampat, Ini Bentuk Pelanggarannya
“Jadi semua pihak ikut dilibatkan untuk menyukseskan rute baru Trans Jogja ke Gunungkidul,” katanya.
Dia menjelaskan, kajian yang dilakukan tidak hanya masalah rute maupun armada yang dibutuhkan, tapi juga menyangkut besaran tarif untuk biaya perjalanan. “Memang belum ada kepastian harganya, tapia da komitmen dari pemerintah untuk memberikan subsidi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.