Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Jajaran Forkopimda Bantul bersama Kementerian Pertanian RI saat melakukan panen raya jagung di lahan Balong Opak, Dusun Klaras, Canden, Jetis, Bantul, Sabtu (14/6/2025). - Antara
BANTUL–Pemerintah Kabupaten Bantul bersama Kepolisian Resor (Polres) setempat menggelar panen raya jagung di lahan Balong Opak, Dusun Klaras, Canden, Jetis, Bantul, Sabtu (14/6/2025). Upaya ini sebagai langkah kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program swasembada pangan nasional.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyebut, sinergi dengan Kementerian Pertanian, TNI, dan Polri merupakan bagian dari langkah memperkuat ketahanan pangan. Ia menyatakan, produksi beras di Bantul saat ini sudah surplus dan berharap capaian serupa bisa diikuti oleh komoditas jagung.
“Dari hulu sampai hilir, pemerintah sudah intervensi besar-besaran. Mulai bantuan alat dan mesin pertanian, benih, pupuk, hingga perbaikan irigasi. Di hilirnya, pemerintah juga sudah menetapkan harga panen yang menjamin keuntungan bagi petani,” ujar Halim.
Menurutnya, harga gabah kering panen (GKP) saat ini dipatok Rp6.500/kg, sementara harga jagung mencapai Rp5.500/kg. “Ini menunjukkan tata kelola pertanian kita sudah semakin solid. Petani semakin diuntungkan dan sejahtera,” jelas dia.
Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari menjelaskan, kegiatan panen ini merupakan kelanjutan dari penanaman jagung yang dilakukan sejak 5 Februari 2025 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo: Ada Penambahan Bidang Tanah, Ini Jadwal Terbaru Pembebasan Lahan
“Lahan yang semula tidur ini kini menjadi sumber pangan. Ini bentuk nyata kontribusi kami dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional,” katanya.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Yudi Sastro menyebut lahan yang dipanen seluas sekitar 3 hektare merupakan transformasi dari lahan tidur menjadi lahan produktif berkat inisiasi jajaran Polri. Hasil panen kali ini mencatatkan produktivitas sebesar 9,11 ton per hektare, jauh di atas rata-rata nasional.
“Kerja sama ini luar biasa. Target kami nasional, bersama Polri, menanam jagung di 1 juta hektare lahan sepanjang tahun 2025. Dari Oktober 2024 hingga Mei 2025, luas tanam jagung nasional sudah setara target satu tahun,” ungkap Yudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.