Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menanam bibit pohon kelapa di argobinangun Agro Park, Pakem, Selasa (9/9/2025)/ist Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta bersama Pemkab Sleman menanam bibit kelapa dan melepas benih ikan nila di Hargobinangun Agro Park, Pakem, Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini menjadi upaya dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Cahyo Dewanto, menjelaskan penanaman bibit kelapa ini dilakukan serentak seluruh Indonesia oleh seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan di Indonesia. "Kita menjadi bagian dari gerakan penanaman 360.000 bibit pohon kelapa secara serentak seluruh Indonesia," ujarnya.
Penanaman ini bukan hanya sebuah simbol, tetapi juga merupakan wujud nyata komitmen dalam mendukung program asta cita Presiden Prabowo khususnya dalam hal ketahanan pangan dan penguatan sumber daya melalui pemberdayaan lingkungan.
BACA JUGA: Konstruksi Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo-Junction Sleman Capai 65 Persen
Bibit kelapa memberi makna sama dengan menanam harapan, menumbuhkan ketahanan pangan, sekaligus melestarikan lingkungan. "Penanaman kelapa ini memiliki makna strategis. Kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan, karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaakan untuk kesejahteraan manusia," ungkapnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi penanaman bibit kelapa. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya bernilai ekologis dan ekonomis, tetapi juga memiliki nilai sosial dan edukatif. "Kegiatan ini menjadi sebuah gerakan nyata yang sarat makna. Penanaman pohon kelapa mencerminkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan," kata dia.
Terkait ketahanan pangan, Danang menyebut pangan sebagai sumber kehidupan yang harus selalu diupayakan. "Masalah pangan itu tidak ada habisnya. Soekarno dulu pernah menyampaikan bahwa mati hidupnya bangsa ini tergantung dengan pangan," ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan penanaman bibit kelapa ini menjadi salah satu upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan untuk kemudian diwariskan kepada generasi selanjutnya. Selain penanaman bnih kelapa, dalam kegiatan ini juga dilepas benih ikan nila di kawasan Hargobinangun Agro Park.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.