PSIM Terpuruk, Van Gastel Nilai Jeda FIFA Matchday Bisa Jadi Momentum
PSIM Jogja baru meraih satu poin dari tiga laga. Jean-Paul Van Gastel menilai jeda FIFA Matchday bisa menjadi momentum pembenahan tim.
HIV/AIDS - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan kasus HIV/AIDS dilaporkan terjadi di Kota Jogja dalam empat tahun terakhir. Kasi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Jogja, Endang Sri Rahayu mencatat 554 kasus HIV/AIDS sejak 2022 hingga awal 2025.
Rinciannya, 193 kasus HIV/AIDS di tahun 2022, bertambah menjadi 205 kasus pada 2023, 136 kasus pada 2024, dan 20 kasus yang tercatat pada tahun 2025 hingga bulan Februari. Ia mengatakan, mayoritas penderita HIV/AIDS di Kota Jogja merupakan usia produktif antara 20 hingga 30 tahun.
BACA JUGA: Pemkab Bikin Kajian Investasi di JJLS Kelok 23 di Perbatasan Gunungkidul Bantul
“Terbanyak kedua usia 30 sampai 40 tahun. Ada dari berbagai macam kalangan, terbanyak dari kalangan wiraswasta, mungkin karena wiraswasta cangkupannya luas,” ujar Endang Sri Rahayu, Senin (16/6/2025).
Endang menjelaskan orientasi heteroseksual masih menjadi penderita HIV/AIDS dengan jumlah terbanyak hingga 45 persen. Sementara itu, terrdapat 25 persen penderita dengan orientasi homoseksual atau Lelaki Suka Lelaki (LSL).
Selain itu, penularan juga bisa terjadi lewat pengguna narkotika jarum suntik hingga penularan yang diturunkan dari ibu ke anak. Namun, penularan ibu ke anak jumlahnya tidak terlalu signifikan karena ketatnya screening kesehatan pada ibu hamil.
“Ibu hamil kan semua harus dites kesehatan, bisa kecolongan kalau ibu hamil tidak pernah periksa. Secara umum terprogram penyakit dari ibu hamil ke anak, bukan hanya HIV tapi juga Hepatitis B dan Sipilis,” jelas Endang.
Masih tingginya jumlah HIV/AIDS membuat Dinkes Kota Jogja gencar mengupayakan agar jumlah kasus terus menurun setiap tahunnya. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas seks bebas yang dapat memicu penularan penyakit tersebut.
“Bagi belum menikah agar tidak berhubungan seks sebelum menikah, suami istri saling setia pada satu pasangan, dan pemakaian kondom sebagai upaya pencegahan bagi yang harus terpaksa,” imbaunya.
Endang mengungkapkan, dari program nasional memiliki target HIV/AIDS tiga zero. Artinya nol kasus baru, kemudian nol angka kematian karena HIV/AIDS karena sudah ada obatnya, kemudian nol stigma diskriminasi kepada penderita HIV/AIDS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja baru meraih satu poin dari tiga laga. Jean-Paul Van Gastel menilai jeda FIFA Matchday bisa menjadi momentum pembenahan tim.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.