30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (19/6/2025) ini dominan cerah.
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Jogja dan sekitarnya dominan cerah berawan hingga cerah dan cerah berawan dari pagi hingga sore, kecuali wilayah lereng Merapi terjadi hujan ringan.
Berikut prakiraan cuaca DIY hari ini baik di Jogja, Bantul, Sleman, Gunungkidul maupun Kulonprogo:
JOGJA:
Pagi: Cerah
Siang: Cerah
Sore: Cerah Berawan
Malam: Berawan
Suhu 23-33 derajat celcius
BANTUL:
Pagi: Cerah Berawan
Siang: Cerah
Sore: Cerah
Malam: Berawan
Suhu 23-32 derajat celcius
SLEMAN:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Cerah Berawan
Malam: Berawan
Suhu 23-25 derajat celcius
GUNUNGKIDUL:
Pagi: Cerah
Siang: Cerah
Sore: Cerah
Malam: Cerah Berawan
Suhu 24-29 derajat celcius
KULONPROGO:
Pagi: Cerah
Siang: Cerah
Sore: Cerah
Malam: Berawan
Suhu 23-31 derajat celcius
Demikian kondisi cuaca DIY hari ini baik di Jogja, Bantul, Sleman, Gunungkidul maupun Kulonprogo hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.