Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Hujan gerimis - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (19/6/2025) ini dominan cerah dan hujan ringan
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Jogja dan sekitarnya dominan cerah pada pagi hari. Sementara pada siang hingga sore hari cenderung hujanringan.
Berikut prakiraan cuaca DIY hari ini baik di Jogja, Bantul, Sleman, Gunungkidul maupun Kulonprogo:
JOGJA:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Ringan
Malam: Cerah Berawan
Suhu 23-30 derajat celcius
BANTUL:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu 23-30 derajat celcius
SLEMAN:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Ringan
Malam: Cerah Berawan
Suhu 23-29 derajat celcius
GUNUNGKIDUL:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu 23-30 derajat celcius
KULONPROGO:
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu 23-30 derajat celcius
Demikian kondisi cuaca DIY hari ini baik di Jogja, Bantul, Sleman, Gunungkidul maupun Kulonprogo hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.