Derbi DIY Terwujud, Hasto Minta Suporter PSIM-PSS Tahan Emosi
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Khairul Fikri Ma’arif saat berseragam PSIM Jogja musim lalu. (Dok. PSIM Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengumumkan perpanjangan kontrak kiper muda potensial berusia 22 tahun, Khairul Fikri Ma’arif. Tak tanggung-tanggung, ia dikontrak hingga empat musim ke depan.
Keputusan memberi kontrak jangka panjang Khairul Fikri tidaklah sembarangan. Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna mengungkapkan kiper yang tumbuh besar di Kotagede, Kota Jogja ini merupakan aset penting sekaligus investasi bagi tim.
“Fikri kami kontrak untuk empat musim. Alasan utamanya, ia adalah kiper lokal Jogja dengan potensi yang luar biasa. Dia adalah aset PSIM,” ujar Razzi, Selasa (24/6/2025).
Fikri sebenarnya belum mempunya jam terbang tinggi bersama PSIM. Namun, kemampuannya saat sesi latihan yang dinilai ciamik serta usianya yang masih muda membuat manajemen tak ragu memberinya kontrak jangka panjang.
“Tim pelatih mengakui bahwa Fikri memang luar biasa saat latihan. Karena persaingan di posisi penjaga gawang sangat ketat, menit bermainnya memang belum banyak. Namun, potensinya tidak diragukan lagi,” jelas Razzi.
Ia melakoni debut profesionalnya saat PSIM bertandang ke markas Malut United di kompetisi Liga 2 2023/2024 saat masih berusia 20 tahun. Tampil menggantikan kiper utama yang cedera, Fikri berhasil tampil memukau dengan mencatatkan cleansheet.
Fikri mengungkapkan, momen debutnya tersebut merupakan kenangan berharga selama berseragam Laskar Mataram. Menurutnya, kepercayaan dirinyalah yang membuatnya selalu tampil maksimal ketika mendapat kepercayaan tampil.
BACA JUGA: PSIM Jogja Resmi Ajukan Peminjaman Stadion Maguwoharjo Sleman
“Kepercayaan itu menjadi motivasi besar bagi saya untuk selalu memberikan yang terbaik setiap kali kesempatan datang. Itu adalah pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan pernah saya lupakan,” tutur Fikri.
Kiper berpostur 178 cm ini mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi Liga 1 2025/2026. Tak hanya mempersiapkan fisik, ia juga mempelajari sport science untuk menunjang performanya di lapangan.
Menyongsong musim depan, Fikri mengaku tidak memiliki yang muluk-muluk. Ia hanya berambisi untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan pelatih, baik saat pertandingan maupun sesi latihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.