PSIM Kalah Empat Kali Beruntun, Van Gastel Pahami Desakan #VanGastelOut
Jean-Paul van Gastel memahami desakan #VanGastelOut setelah PSIM Jogja kalah empat kali beruntun dan hanya mengoleksi satu poin dari lima laga.
Ilustrasi kamar hotel Greenhost./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Momen libur long weekend Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan libur sekolah membawa berkah bagi hotel-hotel di Kota Jogja. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat keterisian atau okupansi hotel di Kota Jogja mencapai 85 persen pada Jumat (27/6/2025) hingga Sabtu (28/6/2025).
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eriyanto mengatakan, okupansi di Kota Jogja lebih tinggi dari rata-rata DIY yang mencapai 70 persen. Jumlah ini pun nyaris mencapai target okupansi selama long weekend ini yang sebesar 75 persen.
“Kenaikan baru terjadi dua hari ini tanggal 27 dan 28 Juni. Cukup signifikan rata-rata DIY 70 persen dan Kota Jogja 85 persen,” ujar Deddy Pranowo, Minggu (29/6/2025).
Jumlah ini menurutnya cukup signifikan karena pada periode 20 hingga 25 Juni lalu rata-rata okupansi hotel di DIY hanya 45 persen. Pada saat itu, okupansi di Kota Jogja juga baru menyentuh 60 persen.
Sementara itu reservasi pada 25 hingga 30 Juni rata-rata di DIY masih menyentuh 65 persen. Ia berharap jumlah tersebut masih bisa meningkat hingga awal bulan depan.
“Angka itu kita syukuri tapi semoga bisa terus berlanjut karena ini belum menutup beban operasional yang lapu. Periode Juli setelah tanggal 6 belum kelihatan ‘hilal’ reservasinya,” jelasnya.
Deddy menambahkan, pengunjung pada masa libur panjang ini didominasi dari Pulau Jawa. Ia menyebut, pengunjung terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Jawa Tengah, dan Bali.
Mengenai kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), Deddy menyebut belum optimal yang disebutnya imbas konflik Iran dan Israel. Tahun ini kunjungan wisman di DIY mengalami penurunan hingga 10 persen dibanding tahun lalu.
Secara umum, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja menargetkan 400 hingga 500 ribu wisatawan selama momen libur panjang ini. Hingga saat ini, belum ada jumlah pasti wisatawan yang diumumkan Dispar.
Kabid Pemasaran Dispar Kota Jogja, Sri Arika Wahyuningsih optimistis target wisatawan tersebut dapat tercapai. Ia berharap, peningkatan tidak sekadar pada tingkat kunjungan melainkan juga lama tinggal wisatawan.
Ia menyebut menyebut Malioboro masih menjadi destinasi wisata nomor satu bagi wisatawan. Selain itu, terdapat beberapa destinasi wisata lain yang menjadi favorit wisatawan seperti Kraton Jogja, Museum Sonobudoyo, hingga Gembira Loka Zoo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jean-Paul van Gastel memahami desakan #VanGastelOut setelah PSIM Jogja kalah empat kali beruntun dan hanya mengoleksi satu poin dari lima laga.
Harga emas Pegadaian Sabtu (24/10/2026) bervariasi untuk Antam, Galeri 24, dan UBS. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Kemenkeu menilai kepercayaan investor SBN masih terjaga meski yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun naik ke 7,4% di tengah gejolak pasar.
Pemprov Jawa Tengah menutup sementara jalur pendakian lima gunung menyusul karhutla di Lawu, Sumbing, dan Pakuwaja. Kebakaran Lawu mencapai 230 hektare.