Ze Valente Dorong Derbi PSIM vs PSS Tetap Digelar di Jogja
Ze Valente berharap derbi PSIM vs PSS pada Super League 2026/2027 tetap digelar di Jogja dan menjadi momentum rivalitas sehat.
Ilustrasi kamar hotel Greenhost./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Momen libur long weekend Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan libur sekolah membawa berkah bagi hotel-hotel di Kota Jogja. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat keterisian atau okupansi hotel di Kota Jogja mencapai 85 persen pada Jumat (27/6/2025) hingga Sabtu (28/6/2025).
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eriyanto mengatakan, okupansi di Kota Jogja lebih tinggi dari rata-rata DIY yang mencapai 70 persen. Jumlah ini pun nyaris mencapai target okupansi selama long weekend ini yang sebesar 75 persen.
“Kenaikan baru terjadi dua hari ini tanggal 27 dan 28 Juni. Cukup signifikan rata-rata DIY 70 persen dan Kota Jogja 85 persen,” ujar Deddy Pranowo, Minggu (29/6/2025).
Jumlah ini menurutnya cukup signifikan karena pada periode 20 hingga 25 Juni lalu rata-rata okupansi hotel di DIY hanya 45 persen. Pada saat itu, okupansi di Kota Jogja juga baru menyentuh 60 persen.
Sementara itu reservasi pada 25 hingga 30 Juni rata-rata di DIY masih menyentuh 65 persen. Ia berharap jumlah tersebut masih bisa meningkat hingga awal bulan depan.
“Angka itu kita syukuri tapi semoga bisa terus berlanjut karena ini belum menutup beban operasional yang lapu. Periode Juli setelah tanggal 6 belum kelihatan ‘hilal’ reservasinya,” jelasnya.
Deddy menambahkan, pengunjung pada masa libur panjang ini didominasi dari Pulau Jawa. Ia menyebut, pengunjung terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Jawa Tengah, dan Bali.
Mengenai kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), Deddy menyebut belum optimal yang disebutnya imbas konflik Iran dan Israel. Tahun ini kunjungan wisman di DIY mengalami penurunan hingga 10 persen dibanding tahun lalu.
Secara umum, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja menargetkan 400 hingga 500 ribu wisatawan selama momen libur panjang ini. Hingga saat ini, belum ada jumlah pasti wisatawan yang diumumkan Dispar.
Kabid Pemasaran Dispar Kota Jogja, Sri Arika Wahyuningsih optimistis target wisatawan tersebut dapat tercapai. Ia berharap, peningkatan tidak sekadar pada tingkat kunjungan melainkan juga lama tinggal wisatawan.
Ia menyebut menyebut Malioboro masih menjadi destinasi wisata nomor satu bagi wisatawan. Selain itu, terdapat beberapa destinasi wisata lain yang menjadi favorit wisatawan seperti Kraton Jogja, Museum Sonobudoyo, hingga Gembira Loka Zoo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ze Valente berharap derbi PSIM vs PSS pada Super League 2026/2027 tetap digelar di Jogja dan menjadi momentum rivalitas sehat.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.