Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Ilustrasi siswa baru - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Sleman, Selasa (1/7/2025) telah memasuki tahap akhir, usai daftar ulang jalur domisili wilayah dilangsungkan.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan, SPMB SMP di Sleman tahun ini terdiri dari lima jalur, yaki domisili radius, afirmasi, mutasi prestasi dan domisili wilayah. Jalur domisili wilayah menjadi yang terakhir dan telah memasuki daftar ulang pada Selasa (1/7/2025).
BACA JUGA: Ada Kekeliruan Entri Data SPMB di Sleman
Meski demikian, Adi mengaku belum mengetahui data akhir siswa yang melakukan daftar ulang karena baru berlangsung hari ini. Namun, secara umum pelaksanaan SPMB jalur Domisili Wilayah berlangsung lancar.
"Domisili Wilayah relatif lancar hari ini tadi daftar ulang untuk 54 SMP Negeri. Saya belum tahu hasilnya apakah seluruhnya daftar ulang atau ada yang tidak daftar ulang," kata Adi pada Selasa (1/7/2025) petang.
Namun, apabila menilik kondisi tahun lalu, jumlah siswa yang tidak melakukan daftar ulang terbilang sedikit. Dari 54 SMP berstatus negeri di Kabupaten Sleman, Adi mencatat hanya sekitar 30 calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang tahun lalu.
Menurut Adi, sebab calon siswa tidak melakukan daftar ulang bisa beragam. Salah satunya adalah calon siswa memilih pindah ke sekolah swasta. Selain itu, ada pula calon siswa yang kata Adi harus pindah keluar daerah karena mengikuti orang tuanya.
"Kalau dikomparasi secara jumlah memang relatif kecil presentasenya yang tidak daftar ulang, 30 dari ribuan," tandasnya.
Pada prinsipnya, Adi berharap kursi-kursi yang ditinggalkan karena calon siswa tidak daftar ulang dapat diisi oleh calon siswa lainnya. Harapannya seluruh anak di Sleman dapat melanjutkan sekolah.
"Kami mengikuti arahan LOD (Lembaga Ombudsman Daerah) dan ORI (Ombudsman Republik Indonesia (ORI),"tegasnya.
Tahun lalu, kursi yang tidak didaftar ulang ini kata Adi dipublikasikan di tiap sekolah secara manual.
"Intinya semangatnya itu bahwa kekosongan itu harusnya diisi. Kedua, karena masih banyak calon peserta didik yang mau masuk ke SMP yang masih belum mendapatkan sekolahan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1