Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Suasana daftar ulang jalur domisili wilayah di SMPN 2 Banguntapan, Bantul pada Kamis (2/7/2026). Dikpora Bantul tengah memetakan sekolah yang kekurangan murid pada saat proses daftar ulang selesai.
Harianjogja.com, BANTUL — Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bantul mulai melaksanakan daftar ulang bagi calon murid baru jalur domisili wilayah pada 2–3 Juli 2026. Tahapan ini menjadi penutup dari rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang telah berlangsung sekitar dua pekan.
Kepala SMPN 2 Banguntapan, Alina Fiftiyani Nurjannah, mengungkapkan hingga Kamis (2/7/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 30 murid telah melakukan daftar ulang dari total 61 siswa yang diterima melalui jalur domisili wilayah.
“Artinya sudah hampir setengah dari kuota yang daftar ulang,” ujarnya.
Alina optimistis seluruh murid yang diterima akan menyelesaikan proses daftar ulang sesuai jadwal. Ia menyebut, selama ini sekolahnya tidak pernah mengalami kekurangan siswa pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami mengikuti seluruh tahapan SPMB. Soal kemungkinan ada yang tidak daftar ulang masih belum bisa dipastikan karena proses masih berjalan,” jelasnya.
Pada tahun ini, SMPN 2 Banguntapan membuka kuota sebanyak 160 siswa yang terbagi dalam lima rombongan belajar, sama seperti tahun sebelumnya. Seluruh jalur penerimaan disebut telah terpenuhi, dan kini hanya menyisakan proses daftar ulang jalur domisili wilayah.
Alina menambahkan, penerapan sistem baru dalam SPMB 2026 memang membuat sebagian orang tua perlu beradaptasi. Meski begitu, proses secara umum berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Sekolah dan orang tua sama-sama beradaptasi, tapi pelaksanaannya tetap berjalan baik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal, pihak sekolah bersama dinas terkait telah mengantisipasi berbagai potensi kendala, termasuk dengan memberikan pendampingan kepada calon siswa saat masih di tingkat sekolah dasar (SD).
“Semuanya sudah diantisipasi. Orang tua yang mendaftar juga didampingi sejak di SD,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Bantul, Himawan Sulistyo, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lancar.
Ia mengakui masih ada beberapa kendala teknis, seperti pembuatan token dan kelengkapan dokumen administrasi, termasuk kartu keluarga. Namun, masalah tersebut tidak berdampak signifikan terhadap keseluruhan proses.
“Dari jalur prestasi khusus hingga domisili wilayah, pelaksanaannya relatif aman,” kata Himawan.
Pihaknya akan melakukan pemetaan setelah proses daftar ulang selesai untuk mengetahui sekolah yang masih kekurangan siswa. Langkah ini dilakukan agar distribusi murid merata dan proses pembelajaran di tahun ajaran baru dapat berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Yunani vs Belanda di Nations League 2026/27, Jumat 2 Oktober pukul 01.45 WIB. Simak jadwal dan kondisi terbaru kedua tim.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.