UKDW Kukuhkan Guru Besar AI Termuda, Soroti Deep Learning dan LLM
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Bantul menunjukkan dinamika yang berbeda di sejumlah sekolah. Beberapa SMP negeri mengalami kekurangan pendaftar pada jalur tertentu, terutama jalur prestasi khusus, sehingga kuota yang tidak terisi harus dialihkan ke jalur penerimaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Fenomena tersebut terlihat setelah tahapan seleksi jalur prestasi khusus selesai dilaksanakan. Meski kuota telah disediakan oleh sekolah, jumlah calon murid yang memenuhi atau memanfaatkan jalur tersebut ternyata belum mampu mengisi seluruh daya tampung yang tersedia.
Salah satu sekolah yang mengalami kondisi tersebut adalah SMPN 1 Jetis. Pada SPMB 2026, sekolah itu menyediakan kuota 19 murid melalui jalur prestasi khusus dari total daya tampung sebanyak 192 murid.
Namun, hingga proses daftar ulang selesai, jumlah murid yang diterima melalui jalur tersebut hanya sembilan orang.
"Prestasi khusus ini untuk lima besar nilai tertinggi dari SD. Jadi nanti sisa kuotanya dimasukkan ke prestasi umum," kata operator SPMB 2026 SMPN 1 Jetis, Dwi Agung, Sabtu (20/6/2026).
Selain jalur prestasi khusus, SMPN 1 Jetis juga memprediksi kuota pada jalur perpindahan tugas orang tua atau mutasi berpotensi tidak terpenuhi. Tahun ini sekolah menyediakan kuota sebanyak 10 murid untuk jalur tersebut.
Menurut Agung, berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, jalur mutasi memang cenderung minim peminat sehingga kuota yang tersisa biasanya dialihkan ke jalur lain yang memiliki jumlah pendaftar lebih banyak.
"Mutasi beberapa tahun ke belakang enggak ada yang isi memang, jadi nanti digeser ke domisili wilayah," jelasnya.
Di sisi lain, jalur domisili wilayah justru menjadi salah satu jalur yang paling diminati calon murid. SMPN 1 Jetis berada di zona yang mencakup Kalurahan Poncosari, Trimurti, dan wilayah Pandak, sehingga memiliki basis pendaftar yang cukup besar dibanding beberapa jalur lainnya.
Agung menjelaskan, dalam zona tersebut hanya terdapat beberapa sekolah negeri yang menjadi pilihan masyarakat, di antaranya SMPN 2 Srandakan dan SMPN 2 Pandak.
"Tahun ini domisili wilayah kami buka kuota 67 murid," ungkapnya.
SMPN 1 Bantul Justru Kebanjiran Pendaftar
Kondisi berbeda terjadi di SMPN 1 Bantul. Sekolah tersebut menyebut seluruh kuota pada dua jalur yang telah selesai dilaksanakan justru terisi penuh, bahkan jumlah pendaftar melebihi kapasitas yang tersedia.
Kepala SMPN 1 Bantul, Harjana, mengatakan pengumuman hasil seleksi jalur prestasi khusus dan zonasi radius telah dilakukan pada 11 Juni 2026.
Dari proses tersebut, sekolah menerima total 48 murid, yang terdiri atas 32 murid melalui jalur prestasi khusus dan 16 murid dari jalur zonasi radius.
"Sekolah kami tidak ada yang kekurangan pendaftar, semua jalur yang selesai baik prestasi khusus dan radius terpenuhi bahkan sampai nolak," kata Harjana.
Pada jalur zonasi radius, sekolah menerapkan ketentuan jarak tempat tinggal maksimal 500 meter dari sekolah. Seluruh berkas pendaftar telah diverifikasi sehingga hanya calon murid yang memenuhi syarat yang dapat mengikuti proses seleksi.
Menurut Harjana, jumlah pendaftar pada jalur tersebut mencapai lebih dari 20 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 16 murid.
"Untuk yang radius kami kuotanya 16 yang daftar 20 an jadi kami ambil terdekat, yang kami terima itu diurutkakan dari yang terdekat dengan sekolah," jelasnya.
Sementara pada jalur prestasi khusus, proses seleksi dilakukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi yang dihitung dari gabungan nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan prestasi yang dimiliki calon murid.
Harjana menyebut persaingan pada jalur tersebut cukup ketat karena sebagian besar pendaftar memiliki nilai yang tinggi. Kendati demikian, sekolah tetap menjalankan proses seleksi sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
"Prestasi khusus kami kuotanya 10 persen dari 320 sudah terpenuhi semua. Bahkan menolak juga, nilainya juga tinggi-tinggi dan tertinggi itu mencapai 292," pungkasnya.
Hasil pelaksanaan SPMB 2026 di sejumlah SMP negeri Bantul tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat minat calon murid pada masing-masing jalur penerimaan. Ketika beberapa sekolah masih harus mengalihkan kuota karena kekurangan pendaftar, sekolah lain justru menghadapi persaingan yang cukup ketat akibat tingginya jumlah pendaftar pada jalur yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Jadwal Bus KSPN Jogja Juni 2026 lengkap dengan rute dan tarif murah ke pantai selatan. Liburan praktis mulai Rp12.000.
LPS menyalurkan Rp2 miliar untuk mahasiswa UGM melalui bantuan UKT korban banjir Sumatera dan program beasiswa pendidikan hasil kolaborasi literasi keuangan.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 21 Juni 2026 lengkap layanan reguler dan Xpress. Cek waktu keberangkatan agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Minggu 21 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru agar tidak kehabisan tiket.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 21 Juni 2026 didominasi cerah berawan. Simak suhu dan potensi hujan di DIY hari ini.