Update Keamanan Juli 2026 Hadir di 58 HP Xiaomi, Cek Sekarang!
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
Persiapan Festival Jurnalisme dan Kebudayaan/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Museum Anak Bajang yang berlokasi di Omah Petroek, Pakem, Sleman, siap menyelenggarakan sebuah acara akbar bertajuk Festival Jurnalisme dan Kebudayaan selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 6 hingga 8 Juli 2025.
BACA JUGA: Arti dari Peresmian Patung Soekarno di Omah Petroek
Festival ini digagas sebagai upaya strategis untuk menjembatani dan mengaitkan peran museum dengan dunia jurnalisme, sebuah kolaborasi yang diharapkan dapat melahirkan pemahaman baru tentang sejarah, budaya, dan peran media dalam masyarakat.
Ketua acara Agustinus Yulianto menjelaskan, festival ini dirancang dengan serangkaian acara yang beragam dan menarik. Mulai dari diskusi, lokakarya, pameran, hingga pertunjukan seni.
Pembukaan festival akan dimulai dengan fokus pada intelektual dan literasi. Pada tanggal 6 Juli, pengunjung dapat mengikuti Diskusi Sastra dan Bazar Buku yang menyediakan beragam judul literatur, mulai dari buku-buku sejarah, kebudayaan, hingga jurnalistik.
Memasuki hari kedua, festival akan berfokus pada pengembangan keterampilan praktis. Tanggal 7 Juli akan menjadi ajang bagi para peserta untuk mengasah kemampuan mereka melalui Workshop Jurnalistik dan Literasi Digital.
Puncak Festival Festival Jurnalisme dan Kebudayaan akan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2025 yang menyajikan rangkaian acara sarat dengan kekayaan seni dan tradisi. Hari terakhir ini akan dimeriahkan dengan, penampilan Topeng Ireng dan Grup Menak Koncer dari Kelompok Lima Gunung, lalu ada Pameran Seni Rupa yang bertajuk 'Amanat Hati Nurani Rakyat', dilanjutkan dengan performance tari 'Niti Laku' dari Kelompok Kun Fayakun..
Dihari terakhir ini ada juga Penandatanganan Prasasti oleh Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan oleh Bapak Restu Gunawan, kemudian dilanjutkan dengan penampilan Accapella Mataraman, penampilan Bedayan Bocah Bajang, dan sebagai penutup, ada penampilan dari Jogja Hip-hop Foundation.
"Pada tiga hari itu, Museum Anak Bajang akan dibuka secara gratis untuk para pengunjung," kata Antok dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7/2025).
Antok sangat berharap agar Festival Jurnalisme dan Kebudayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan. Tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi dan refleksi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya dan memahami peran jurnalisme dalam membentuk opini publik dan mengabadikan sejarah.
"Kami juga akan membagikan buku secara gratis di seluruh sekolah yang berada di lereng merapi dalam rangkaian acara itu," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.