Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas 10 Hektare
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com,BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mengoptimalkan lahan lahan pekarangan yang ada di sekitar rumah tinggal kelompok wanita tani daerah ini untuk ditanami tanaman pangan maupun hortikultura.
BACA JUGA: Tahun Ini, Bantul Targetkan Luas Tanam Padi 34.000 Hektare
"Tidak hanya sawah, tetapi lahan pekarangan kita optimalkan, dan tadi kita sudah mengumpulkan ibu ibu KWT (kelompok wanita tani), yang nanti akan ada gerakan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di sela rapat koordinasi sektor pertanian di Bantul, Kamis (3/7/2025).
Menurut dia, optimalisasi lahan pekarangan untuk tanaman pangan seperti cabai, tomat bahkan sayuran tersebut karena mengingat luasan yang justru melebihi lahan pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.
"Karena lahan pekarangan kita itu lebih luas daripada sawah, kalau sawah seluas 14 ribu hektare, sementara pekarangan itu seluas 18 ribu hektare, maka nanti kita akan membantu benih bibit tanaman hortikultura di pekarangan pekarangan tersebut," katanya.
Dengan demikian, kata Bupati, nantinya bisa dibayangkan bahwa di Bantul ini bisa mengalami peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura, sehingga ketersediaan komoditas pangan tersebut di masyarakat cukup melimpah.
"Itu tugasnya ibu ibu KWT, jadi ada gerakan masif pemanfaatan lahan pekarangan di seluruh Kabupaten Bantul, kemudian untuk benih bisa dianggarkan sebagian dari anggaran pusat dan sebagian APBD, jadi sharing anggaran," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo mengatakan, siap mengoptimalkan lahan lahan pekarangan di Bantul yang sekarang itu kurang atau belum dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
"Harapan kami, kami akan bina kelompok wanita agar ada kegiatan baik dari APBD maupun dari APBN itu untuk sebanyak 96 kelompok yang nanti akan memanfaatkan lahan lahan pekarangan secara optimal," katanya.
Dengan demikian, kata dia, nantinya di setiap gabungan kelompok tani (Gapoktan) tingkat kelurahan terdapat demplot atau lahan percontohan untuk kemandirian benih tanaman pertanian, termasuk benih hortikultura untuk mendukung optimalisasi lahan pekarangan.
"Kalau benih itu nanti di gapoktan gapoktan itu ada demplot benih yang label ungu, terus hasilnya label biru nanti bisa ditanam oleh poktan poktan (kelompok tani). Jadi nanti poktan beli benih pada gapoktan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Pratikno menyebut Wantimpres berisi tokoh nasional beragam latar belakang yang siap memberi saran dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Mitchell Baker sudah mencetak 9 gol dalam 7 laga Timnas Indonesia, melewati 7 gol Ole Romeny yang dikoleksi dari 13 penampilan.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital