SMA dan SMK di Perbatasan Gunungkidul Kekurangan Siswa
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 20 SMP yang tidak mendapatkan siswa didik baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026. Proses pendaftaran ini berlansung sejak Juni hingga awal Juli 2025.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, pengumuman SPMB tingkat SMP sudah dilaksanakan Jumat (4/7/2025). Secara total ada 106 SMP, terdiri dari 61 sekolah negeri dan 45 SMP swasta.
Didalam penerimaan peserta didik baru ini, ia mengakui ada 20 SMP swasta yang tidak mendapatkan murid saat proses pendaftaran berlangsung. Meski tidak menyebut secara rinci, namun sekolah-sekolah ini tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul.
BACA JUGA: Hubungan dengan Trump Retak, Elon Musk Bentuk Partai Amerika Tolak RUU Pajak
“Semua sekolah swasta yang tidak mendapatkan murid baru,” katanya, Minggu (6/7/2025).
Disinggung mengenai SMP negeri yang kekurangan murid, Agus memastikan ada yang mengalaminya. Namun, ia belum memberikan rincian sekolah mana saja yang kekurangan murid.
Ia berdalih data pasti siswa baru untuk kelas VII dalam SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 baru ada pada 9 Juli setelah seluruh proses penerimaan selesai. “Kalau kekurangan murid jelas ada karena ada setiap rombongan belajar harus ada 32 siswa,” katanya.
Agus berpendapat, adanya SMP yang kekurangan murid sudah diprediksi sejak awal. Hal ini terlihat dari kuota murid baru yang mencapai 9.216 murid. Adapun jumlah siswa lulusan SD yang tercatat hanya sebanyak 7.903 anak.
“Jadi kalau ada sekolah yang kekurangan murid bukan masalah karena kuota bangku tersedia lebih banyak ketimbang anak lulusan SD,” katanya.
Proses pendaftaran SPMB tingkat SMP terlaksana untuk jalur prestasi pada 23-25 Juni 2025. Selanjutnya, penerimaan dilanjutkan untuk jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi orang tua mulai 30 Juni sampai dengan 2 Juli 2025.
“Daftar Ulang untuk semua jalur pendaftaran dilaksanakan pada 7-8 Juli 2025,” katanya.
BACA JUGA: Bansos Beras Mulai Didistribusikan untuk 18.2 Juta Penerima
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 berlangsung lancar. Menurut dia, persiapan tidak hanya dilakukan dengan menyosisalisasikan aturan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, juga ada kesiapan dari sisi teknis, yakni salah satunya memastikan aplikasi dan server yang dipergunaakan dapat terakses dengan baik.
“Semua berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala dalam proses pendaftaran secara online,” kata Nunuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Mobil susah hidup belum tentu karena aki. Kenali lima tanda dinamo starter rusak agar terhindar dari mogok dan biaya perbaikan mahal.
Brasil menghadapi Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Erling Haaland dan rekor buruk pertemuan menjadi ancaman bagi Selecao.
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
Marc Marquez resmi memperpanjang kontrak dengan Ducati hingga 2027. Kesepakatan ini membuka peluangnya mengejar rekor gelar dunia MotoGP.
Kylian Mbappe mencatat 11 gol di fase gugur Piala Dunia dan resmi menjadi pencetak gol knockout terbanyak sepanjang sejarah, melampaui Ronaldo dan Messi.