Kemenkes Catat 277.075 Kasus ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla
Kemenkes mencatat 277.075 kasus ISPA di tujuh provinsi terdampak karhutla dan memperkuat layanan kesehatan serta distribusi masker.
Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menjadi narasumber dalam konferensi internasional 3rd International Agri-Ecotourism Congress 2025 di Aklan State University (ASU) Filipina. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menjadi narasumber dalam konferensi internasional 3rd International Agri-Ecotourism Congress 2025 di Aklan State University (ASU) Filipina pada 9 Juni 2025. Selain itu UMBY juga melakukan penandatanganan kerja sama antarkedua perguruan tinggi.
Adapun dosen yang menjadi narasumber itu adalah dosen prodi Agroteknologi Fakultas Agroindustri Dian Astriani dan Warmanti Mildaryani. Pada konferensi Internasional tersebut Warmanti Mildaryani memaparkan makalah dengan judul Peran Sumber Pupuk Fosfor pada Peningkatan Efisiensi Serapan Fosfor dalam Pemupukan melalui Axil Daun Kelapa Sawit.
Ia menjelaskan terkait pemupukan kelapa sawit dapat dilakukan melalui axil daun atau ketiak pelepah daun sehingga tidak selalu menggunakan cara sistem tebar ataupun dibenamkan pada tanah sekitar pohon sawit. "Keefektifan pemupukan cara ini dipengaruhi oleh bentuk-bentuk pupuk sebagai sumber unsur hara," katanya.
Selain itu terdapat peran dua macam sumber pupuk P (fosfor) yaitu diamonium phosphate (DAP) dan mono kalium phosphate (MKP) yang diaplikasikan melalui axil daun dibandingkan melalui tanah guna meningkatkan efisiensi serapan P pada daun kelapa sawit.
Melalui riset yang dilakukan diharapkan mampu memberikan alternatif solusi bahwa untuk budidaya kelapa sawit perlu menerapkan sistem pemupukan yang tepat agar hasil sawitnya melimpah dan berkualitas.
“Hasil penelitian menunjukkan pupuk P dalam bentuk MKP lebih efisien dalam memberikan serapan P daun dibandingkan dengan DAP,” ujarnya
Adapun Dian Astriani mengisi konferensi internasional dengan tema Empowering Sustainable Agri-Ecotourism through Innovation, Collaboration, and Cultural Preservation. Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan materi berdasarkan risetnya dengan judul Innovation of Environmentally Friendly Agrotechnology Supporting Sustainable Agriculture In Synergy with Agrotourism in Yogyakarta Indonesia.
Selain mengikuti konferensi Internasional di ASU Filipina juga sekaligus mengesahkan kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Agroindustri UMBY bersama The Collage of Agriculture, Forestry, and Environmental Sciences, Aklan State University (ASU) Filipina.
"MoA tersebut ditandatangani di Marzon Hotel Executive Hall, Kalibo, Aklan, Filipina, pada Senin, 9 Juni 2025. Penandatanganan MoA ini semakin memperkuat kerja sama antara kedua universitas tersebut yang telah lama dijalin dengan payung ikatan Memorandum of Understanding," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkes mencatat 277.075 kasus ISPA di tujuh provinsi terdampak karhutla dan memperkuat layanan kesehatan serta distribusi masker.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 15 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.