Dosen Unjaya dan UAD Beri Pelatihan untuk Kader Posyandu Lansia Wonocatur

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Senin, 07 Juli 2025 08:07 WIB
Dosen Unjaya dan UAD Beri Pelatihan untuk Kader Posyandu Lansia Wonocatur

Dosen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Wonocatur, Bantul, Sabtu (5/7/2025). - Ist

Harianjogja.com, BANTUL—Menyasar wilayah Wonocatur, Banguntapan, Bantul, dosen Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Sabtu (5/7/2025).

Agenda ini mengangkat topik Pendampingan Implementasi Interpersonal Training Skill (ITS) pada Kader Posyandu Lansia sebagai Upaya Mewujudkan Kader Prima di Wonocatur Bantul.

Dosen-dosen yang terlibat yakni dosen psikologi Unjaya Muhammad Erwan Syah, dosen Keperawatan Unjaya Novita Nirmalasari dan dosen Psikologi UAD Nurul Hidayah.

Erwan memaparkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lansia melalui pelatihan keterampilan komunikasi yang efektif bagi kader Posyandu Lansia Hidayah di Maguwo Wonocatur.

Kegiatan PkM ini merupakan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun anggaran 2025.

“Tujuan utamanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi kader Posyandu Lansia Hidayah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada lansia,” paparnya dalam keterangan tertulis, Senin (7/7/2025).

Erwan menyebutkan program ini mendukung Asta Cita dengan fokus pada peningkatan kesehatan lansia melalui pelatihan ITS kepada para kader posyandu di Maguwo, yang diharapkan dapat mewujudkan kader posyandu yang prima.

Pos Pelayanan Terpadu untuk Lansia (Posyandu Lansia) dibentuk pemerintah dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkelanjutan dan berbasis masyarakat.

Pada hari pertama pelatihan, kader Posyandu Lansia diberikan materi mengenai penggunaan alat kesehatan, di antaranya tensimeter, timbangan digital, stadiometer atau microtoise, Easy Touch GCU Meter Device, Autocheck Multi Monitoring System dan CardioChek PA Analyzer.

Pelatihan juga mencakup pengetahuan tentang kesehatan dasar, tahap tumbuh kembang lansia, dan pola makan yang tepat untuk lansia.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan ITS yang bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi efektif para kader posyandu dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada lansia dan keluarga mereka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online