Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pj Walikota Jogja, Sugeng Purwanto dalam penyerahan sepeda motor untuk penyuluh KB Kelurahan Kricak, Jumat (6/9/2024). /ist Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemberdayaan Peremuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Jogja menyerahkan 10 unit motor untuk penyuluh KB Kelurahan Kricak. Hal ini diharapkan dapat memperkuat aktivitas Kampung KB Kricak.
Penyerahan motor dilakukan dalam kegiatan Dolan Ngaruhke Ekonomi Perempuan, Kampung KB dan Kampung Ranah Anak (Dakon Perak) di Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini merupakan program penguatan perempuan dan anak yang menyasar pada ekonomi perempuan, kampung ramah anak, kampung KB serta edukasi pengarusutamaan gender.
BACA JUGA : Penyuluh KB di Sleman Dapat Kendaraan Operasional Baru
Kepala DP3AP2KB Kota Jogja, Retnaningtyas, menjelaskan sejak 2023, DP3AP2KB Kota Jogja menginisiasi pembentukan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) sebagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender.
Dengan adanya KRPPA, program Dakon Perak menjadi sistem pendukung yang mampu memperkuat KRPPA dari segi pemetaan potensi serta permasalahan yang ada di wilayah. “Harapannya, pemerintah dapat melakukan pembinaan yang lebih baik terhadap penyelesaian masalah yang ada di wilayah. Kita bantu untuk mencarikan solusi dan pengembangan mereka ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan di wilayah sangat berdampak pada peningkatan ekonomi. Untuk itu, pemerintah juga memberikan 10 motor tambahan bagi penyuluh KB di Kelurahan Kricak guna memperlancar mobilitasnya sebagai petugas KB di Kelurahan Kricak.
Selain penyerahan 10 kendaraan motor juga diberikan satu mobil akseptor yang difungsikan sebagai alat transportasi untuk mengangkut para Peserta KB. Harapannya nanti Dakon Perak ini tersebar di seluruh 45 Kelurahan di Kota Jogja.
“Kami akan rutin menyambangi teman-teman di wilayah. Sehingga kita akan tahu potensinya apa saja yang ada dan permasalahannya apa yang dapat dibantu penyelesaiannya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan Dakon Perak ini menampilkan berbagai usaha pemberdayaan Perempuan seperti Sentra Produksi Mochi milik DW Mochi yang berada di RT 6/RW 2, Sentra Produksi Jamu ‘Mugi Waras’ di RT 13/RW 03, Pengembangan tanaman orchid atau anggrek yang berada di RT 29/RW 07, dan Kelompok Jati Berkah budidaya ikan lele di RT 2/RW 01.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto, menuturkan melalui kegiatan tersebut, terjalin berkolaborasi dan koordinasi bersama masyarakat yang menjadi subyek dari tugas pokok fungsi Pemkot Jogja dalam memberdayakan masyarakat.
Sugeng berharap, dengan kegiatan Dakon Perak diharapkan masyarakat Kelurahan Kricak dapat lebih aktif dalam menerapkan prinsip Keluarga Berencana yang sehat, serta meningkatkan kesadaran akan hak-hak dan kesejahteraan anak.
“Bangsa akan menjadi aman dan besar ada pada tanggung jawab ibu-ibu. Dimana pendidikan anak, kondisi kesehatan anak peran perempuan sangat memberikan pengaruh kepada anak bangsa yang cemerlang dengan menjaga asupan gizi dan kesehatannya,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Disdik Sleman mencatat kekurangan 287 guru SD dan SMP. Pemerataan tenaga pendidik dan kerja sama dengan perguruan tinggi disiapkan.
Pertamina mengandalkan B50 untuk menekan impor solar 18 juta kiloliter, menghemat devisa Rp170 triliun, dan mengurangi emisi pada 2026.
Sebanyak 45 warga binaan berisiko tinggi dari Jawa Timur dipindahkan ke Nusakambangan, termasuk tiga warga binaan kasus narkoba dari Lapas Madiun.
Cahya Supriadi antusias menghadapi mantan klubnya, Persija Jakarta. PSIM Jogja membidik kemenangan di Stadion Sultan Agung pada 10 Oktober 2026.
Pemkab Bantul menjadwalkan pelantikan lurah terpilih hasil Pilur serentak pada 5 November 2026. DPMKal belum menerima sanggahan hasil pemilihan.