PAD Gunungkidul Ditarget Naik Rp25,57 Miliar di APBD Perubahan
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Bupati Kustini Sri Purnomo saat memeriksa kendaraan dinas baru untuk PLKB di halaman kantor DP3AP2KB Sleman. Kamis (27/3/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan kendaraan dinas baru kepada 20 Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Rabu (27/3/2024). Diharapkan kendaraan ini bisa menjadi penunjang dalam pelaksanaan program KB di Bumi Sembada.
“Sepeda motor baru ini bisa digunakan sebaik-baiknya untuk menunjang kinerja sebagai penyuluh di lapangan,” kata Kustini, Rabu.
Menurut dia, tugas penyuluhan tidaklah mudah. Di satu sisi, ada kewajiban yang harus dilaksanakan untuk menyukseskan program KB.
BACA JUGA : Penyuluh KB di Kota Jogja Dibekali Motor Baru
“Kesuksesan program KB berada di tangan panjenengan [PLKB]. Makanya dnegan adanya kendaraan ini, bisa lebih leluasa dalam menjalankan tugasnya sehingga capaian program bisa terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Kustini juga meminta kendaraan yang telah diberikan ini dapat dirawat dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dibiarkan begitu saja dikarenakan bisa cepat rusak sehingga dapat memengaruhi dalam ketugasan yang dimiliki.
“Yang penting harus dirawat dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati.
Kepala DP3AP2KB Sleman, Wildan Solichin mengatakan, kendaraan dinas baru untuk PLKB bukan hal yang baru. Pasalnya, sebelumnya sudah ada pengadaan sebanyak 17 unit Yamaha Aerox untuk operasional.
Adapun 20 unit yang baru merupakan tambahan untuk melengkapi bantuan yang terlebih dahulu sudah diberikan. “Jadi bantuan yang sekarang [20 unit] untuk melengkapi kendaraan operasional yang sebelumnya,” kata Wildan.
Menurut dia, keberadaan sepeda motor ini akan sangat membantu dalam menunjang kinerja petugas di lapangan. Salah satunya diperuntukan kegiatan antar jemput akseptor saat memberikan pelayanan ke Masyarakat.
“Tentunya kendaraan baru juga sudah sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional [BKKBN]. Diharapkan ini bisa membantu petugas saat memberikan pelayanan ke Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Kulonprogo kekurangan ratusan guru SD-SMP. Disdikpora memprioritaskan penataan SDM sebelum mengusulkan rekrutmen baru.
RSUD Muntilan menguji Dashboard DIAMOND di empat instalasi untuk mengintegrasikan pelaporan, memantau kinerja, dan mendukung keputusan berbasis data.
Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda, termasuk pejabat baru untuk Metro Jaya, Maluku, Jatim, dan Bali.
Bulog menyebut harga gabah hingga Rp9.000 per kg dan terbatasnya panen memicu kenaikan harga beras. Sebanyak 300.000 ton beras premium disiapkan.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.