Usai Sidang Tuntutan, Nadiem Peluk Ojol: Saya Tidak Sendirian
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
PMI Kota Jogja menggelar rapat pleno penulisan buku sejarah PMI Jogja, Kamis (10/7/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja menjadi salah satu cabang palang merah tertua di Indonesia. Meski demikian rangkaian sejarahnya belum tertulis dengan rapi.
Oleh karena itu, PMI Kota Jogja akan menyusun penulisan buku sejarah PMI Jogja jelang perayaan HUT ke-80 palang merah. Guna mendukung data buku tersebut, PMI Jogja menggelar rapat pleno dengan melibatkan berbagai pakar sejarah hingga praktisi bidang kepalangmerahan.
BACA JUGA: Dukung PMI Penuhi Stok Darah, Indomaret Cabang Yogyakarta kembali Gelar Aksi Donor Darah
"Kami melibatkan ada dari ahli sejarah Benteng Vredeburg kemudian praktisi dari PMI pusat yang sebelumnya sering menulis tentang sejarah PMI. Semua pihak kami libatkan agar buku sejarah PMI Jogja ini nanti hasilnya lebih lengkap," kata Plt Ketua PMI Kota Jogja Irjen (Purn) Haka Astana, Kamis.
Haka mengatakan selama sejarah terkait PMI Kota Jogja hanya berupa serpihan-serpihan yang belum disatukan dengan baik. Melalui pembuatan buku tersebut, ia berharap sejarah tersebut bisa dikemas secara runtut dan siapa pun yang membutuhkan bisa mengakses sebagai salah satu edukasi.
"Karena berkembang, maka di dalamnya akan banyak menuliskan perjalanan PMI Jogja yang memang termasuk palang merah tertua di Indonesia. Termasuk kegiatan Covid-19 juga akan dimasukkan," katanya.
BACA JUGA: Mudik Lebaran 2025, PMI DIY Siapkan 28 Posko Pelayanan
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo menambahkan ada sejumlah bukti sejarah bahwa PMI Kota Jogja adalah organisasi cabang tertua. Beberapa gedungnya pertama kali berada di kawasan Ringroad Barat Nogotirto, Gamping, Sleman atau sekitar Kampus UNU Jogja.
"Yang saya lihat fotonya itu paling awal markasnya dulu di pinggir ringroad sekitar kampus UNU itu. Nah dari serpihan bukti foto-foto ini harapannya bisa melengkapi untuk menambah data sejarah PMI Jogja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.