11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Ilustrasi kebakaran. ist/Dokumentasi Damkarmat Kota Jogja
Harianjogjacom, SLEMAN—Sebuah gudang rosok Pondok Pesantren Bhumi Cendekia di Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Sleman terbakar pada Selasa (22/7/2025) pukul 13.24 WIB. Pemadakam ini memerlukan waktu 36 menit.
Komandan Regu I Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Bayu Ibrahim Aji, mengatakan pihaknya mendapat laporan kebakaran tersebut dari pengelola Ponpes bernama Fitroh pukul 13.32 WIB.
BACA JUGA: Dua Kasus Kebakaran Terjadi di Jogja, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Petugas damkar kemudian berangkat ke tempat kejadian pukul 13.36 WIB dan tiba di lokasi pukul 13.49 WIB. Pemadaman selesai pukul 14.25 WIB.
“Objek yang terbakar itu gudang penyimpanan rosok dengan sampah terpilah. Gudangnya seluas kurang lebih 10 X 5 meter,” kata Bayu dihubungi, Selasa (22/7/2025).
Bayu menjelaskan kebakaran tersebut terjadi ketika ada orang yang membakar sampah kemudian ditinggal makan siang. Titik pembakaran berada di tepi sawah di mana angin bertiup kencang. Api kemudian merembet ke bagian gudang itu.
Guna memadamkan api tersebut, petugas damkar membutuhkan tiga tangki air. Selang yang digunakan berukuran 1,5 inch sebanyak tiga unit dan satu unit 2,5 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.