650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ilustrasi Pelajar mengikuti pelatihan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 83 pelajar SMK di DIY mengikuti pelatihan bisnis bertajuk Inkubasi Kawula Muda. Mereka aka diseleksi dipilih 35 pelajar untuk diikutsertakan dalam program pendampingan lanjutan untuk bisa menghasilkan produk yang lebih menarik dan berkualitas.
Kabid SMK Disdikpora DIY Wiwik Indiryani mengatakan para pelajar tersebut ditentukan melalui proses seleksi, mereka sudah mendapatkan beberapa program dan materi terkait bisnis di sekolah. Pasalnya ada kurikulum project kreatif usaha yang sudah masif berjalan di SMK DIY. Bahkan sekolah sudah menerapkan konsep PKL wirausaha sehingga tidak perlu lagi mengikuti di industri besar.
"Ekosistem PKL sudah berjalan dengan konsep dia berwirausaha, mealu program Inkubasi Kawula Muda ini harapannya mereka setelah lepas dari pelatihan bisa ditangkap dari sisi UMKM," katanya, Kamis (24/7/2025).
BACA JUGA: Danantara Bidik Industri Media dan Hiburan untuk Tambah Penerimaan Negara
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan program tersebut digulirkan untuk menyiapkan para pemuda di DIY dalam menyongsong bonus demografi. Wirausaha menjadi salah satu modal bagi pemuda agar ke depan bisa berkembang dengan baik. Ia menegaskan program tersebut tidak memaksa bahwa seorang pemuda harus menjadi pengusaha, akan tetapi lebih memberikan pendampingan agar bisa berkembang dengan baik.
"Maka dalam inkubasi ini, mereka akan diseleksi dari semuanya berjumlah 83 kemudian disaring jadi 35 anak. Ini akan ada PR menyusun proposal kemudian presentasi bisnis yang akan digarap. Nah 35 ini harapannya menjadi bibit pengusaha muda di Jogja, sejak sekolah bisa berwirausaha," katanya.
Pakar Marketing yang memberikan pendampingan Bio Hadikesuma berharap program ini bisa memberikan kontribusi terhadap indeks pembangunan pemuda dan menekan angka kemiskinan di wilayah DIY. Menurutnya sebagian besar peserta memiliki tekada yang kuat dalam berbisnis.
"Kami akan memberikan modal pembinaan sebagai motivasi yang berprogres dan lolos hingga akhir program nantinya melalui penilaian investor yang hadir. Harapannya mendorong mereka bisa menjadi pengusaha muda," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos semifinal Asian Games 2026 dan membidik emas setelah menang atas pasangan Korea Selatan.
Kementerian PU mempercepat pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk menghadapi ancaman El Nino terhadap target swasembada pangan.
OJK mewajibkan laporan insidental PMDK melalui Sistem Pelaporan OJK mulai 1 Oktober 2026 untuk memperkuat pengawasan berbasis teknologi.