Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPD Golkar Gunungkidul masih mencari ketua yang baru, usai Ketua definitif mengundurkan diri pada akhir 2024 lalu. Hingga saat ini, jabatan tersebut masih kosong dan sementara waktu dipegang oleh Anggota DPRD DIY, Syarief Guska Laksana.
“Masih kosong karena belum ada ketua DPD Golkar Gunungkidul yang baru,” kata Ketua DPD Golkar DIY, Singgih Januratmoko, Minggu (27/7/2025).
Sesuai dengan arahan dari DPP Golkar, seluruh DPD kabupaten dan kota di DIY diberikan tenggat waktu hingga Desember 2025 untuk menggelar Musyawarah Daerah, salah satu agendanya menentukan posisi ketua baru. Meski demikian, ia memastikan tidak terburu-buru melakukan pengisian dan menyelenggarakan musda.
“Masih ada waktu dan kami serahkan ke masing-masing DPD di kabupaten dan kota di DIY,” kata Singgih.
Ia memastikan didalam proses pengisian dan pemilihan lebih mengedepankan asas musyawarah mufakat. Hal ini untuk menghindari adanya potensi konflik yang memicu terjadinya perpecahan di internal partai.
“Pengalaman yang terjadi dulu [adanya perpecahan di Golkar] harus jadi pelajaran. Biar tetap solid, maka harus mengedepankan musyarawah mufakat karena target kami untuk menambah kursi dan bukan malah berkurang,” katanya.
Adapun mekanisme dalam musyawarah untuk pemilihan Ketua DPD dilakukan dengan cara seluruh anggota berembul guna menentukan siapa yang akan memimpin dalam pengurusan baru. Apabila didalam proses musyawarah terdapat dua kandidat, maka calon yang bersangkutan diminta bermusyawarah secara langsung guna menentukan siapa yang terpilih.
“Tidak ada voting. Kalau ada dua, maka harus musyawarah untuk menentukan siapa yang jadi Ketua DPD. Nantinya hasilnya diserahkan ke DPP untuk mendapatk rekomendasi, kemudian disahkan melalui musda,” katanya.
Proses pergantian kepengurusan tidak hanya terjadi di Golkar. Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin mengatakan, proses regenerasi kepemimpinan PAN di Gunungkidul sudah berlangsung. Pihaknya, sudah mengusulkan tujuh nama untuk menduduki posisi Ketua DPD periode 2025-2030.
“Memang sudah waktunya pergantian Ketua DPD PAN Gunungkidul,” kata Udin.
“Akhir Juni lalu sudah kami serahkan ke DPP. Saya masuk ke daftar kandidat untuk jadi Ketua DPD PAN yang baru,” katanya.
Meski demikian, Udin mengakui untuk pemberian rekomendasi dari DPP siapa yang terpilih masih menunggu karena baru diumumkan bersamaan perayaan ulang tahun PAN di 23 Agustus mendatang. “Sebenarnya akan diumumkan Juli. Tapi, keputusan dari DPP diundur dan rekomendasi diberikan saat perayaan ulang tahun partai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.