Update Korban Gempa Venezuela: 920 Tewas, 3.630 Luka-Luka
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira
Suasana kegiatan Sarasehan bertajuk “Upaya Inovatif Gending Gerejawi sebagai Pengiring Pujian di Gereja Kristen Jawa” di GKJ Gondokusuman, Jogja pada Senin (4/8/2025) ist
Harianjogja.com, JOGJA– Sarasehan bertajuk “Upaya Inovatif Gending Gerejawi sebagai Pengiring Pujian di Gereja Kristen Jawa” di GKJ Gondokusuman, Jogja pada Senin (4/8/2025) menghasilkan satu kesepakatan penting: perlunya penyusunan buku panduan gending gerejawi lintas GKJ.
Ketua panitia, Joko Pamungkas, menjelaskan hingga kini belum ada standar baku terkait aransemen gamelan di gereja. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 200 peserta dari Jogja, Cilacap, Kebumen, Solo, Semarang, hingga Jakarta.
“Kami mendorong agar materi-materi gending dari berbagai gereja bisa dikumpulkan dan dibukukan. Ini penting agar pelatihan dan pelayanan bisa lebih terstruktur,” ujarnya usai sarasehan Senin (4/8/2025) malam.
Menurutnya, gamelan tak hanya berfungsi sebagai pengiring ibadah, tetapi juga sebagai strategi kreatif untuk menarik jemaat kembali hadir dalam ibadah berbahasa Jawa. “Salah satu cara menjaga semangat beribadah adalah dengan ibadah kreatif. Gamelan bisa memainkan peran penting di situ,” tambahnya.
Narasumber sarasehan, akademisi seni ISI Jogja Gandung Djatmiko, menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan akan kolaborasi lintas gereja sangat nyata. Hal ini diamini Pdt. Fendi Susanto yang menyebut gamelan sebagai “jembatan spiritual” antara budaya dan iman Kristen Jawa.
Beberapa gereja peserta, seperti GKJ Manahan Solo dan GKJ Kebumen, menyambut baik rencana penyusunan panduan tersebut. Mereka menilai langkah ini krusial untuk menjaga keberlangsungan gamelan dalam ibadah, termasuk untuk pelatihan generasi muda.
Panitia menyebut akan segera menghubungi pelatih dan pegiat gamelan gereja untuk mengumpulkan bahan. Targetnya, buku panduan ini dapat menjadi acuan bersama bagi gereja-gereja Kristen Jawa yang ingin menghidupkan kembali tradisi gending rohani dalam liturgi.
Dengan semangat kolaboratif dan kesadaran budaya yang kuat, sarasehan ini dinilai menjadi titik tolak penting bagi pelestarian gamelan di gereja—bukan semata sebagai warisan budaya, tetapi sebagai bentuk ibadah yang kontekstual dan hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Gelombang panas Jerman memicu kebakaran hutan di sejumlah wilayah dan mencatatkan rekor suhu malam terpanas sepanjang sejarah negara itu.
All-Stars Kudus juara MLSC 2026 usai kalahkan Jakarta lewat penalti. 34 pemain terbaik siap berlaga di SingaCup Singapura
Volkswagen menyiapkan restrukturisasi besar yang berpotensi memengaruhi 100.000 pekerja, termasuk penutupan pabrik dan reorganisasi bisnis.
Prabowo menegaskan kampus harus menjaga kebebasan akademik serta memperkuat riset dan sains demi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.