Seragam Gratis Bantul 2026 Diproses, Disdikpora Tunggu Hasil SPMB
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menetapkan 111 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua tahun 2024 diusulkan memperoleh nomor induk pegawai (NIP). Jumlah tersebut berkurang dari total penerimaan awal karena ada tujuh orang yang memutuskan mundur.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto, mengatakan, pengunduran diri tersebut disebabkan formasi yang diperoleh tidak sesuai dengan yang dilamar.Hal ini terjadi karena mereka lolos melalui mekanisme optimalisasi.
BACA JUGA: Ada 36 Kebakaran di Kota Jogja, Sebagian Besar Karena Korsleting
“Jadi, saat ini ada 111 calon PPPK yang diusulkan mendapatkan nomor induk pegawai (NIP),” ujarnya singkat, Jumat (15/8).
Sebelumnya, Pemkab Bantul membuka 179 formasi PPPK tahap kedua tahun 2024. Namun, tidak semua posisi terisi karena sebagian formasi minim peminat.
“Formasi yang kosong itu alasannya macam-macam. Termasuk ada yang tidak ada daftar juga. Jadi, formasinya kosong,” jelas Triyanto.
Meski daftar nama sudah final, jadwal pelantikan calon PPPK ini belum bisa dipastikan. Menurut Triyanto, pihaknya masih menunggu penetapan NIP dari pemerintah pusat.
“Tapi, mengacu di rundown seharusnya kan pelantikan mereka maksimal 1 Oktober 2025. Jadi, saat ini kami tinggal tunggu penetapan NIP. Kalau NIP sudah ada, selanjutnya PPPK itu akan kami lantik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.