Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Ilustrasi pengangguran. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian besar pengangguran di Kota Jogja merupakan lulusan SMA/K. Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan angka pengangguran tersebut.
Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja mencatat ada 2.323 orang pengangguran di Kota Jogja. Dari jumlah tersebut, lulusan SMK menduduki peringkat tertinggi dengan 765 orang. Kemudian lulusan SMA mencapai 624 orang, disusul Sarjana Strata 1 (S1) 141 orang, Diploma 3 mencapai 66 orang, dan Magister (S2) ada dua orang.
Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinsosnakertrans Kota Jogja, Erna Nur Setyaningsih menuturkan dinas berupaya mengurangi pengangguran yang ada dengan mengoptimalkan forum Bursa Kerja Khusus (BKK). Dalam forum tersebut, calon tenaga kerja lulusan SMA/K dan S1 disalurkan pada beberapa mitra kerja yang ada.
BACA JUGA: Hasil Mallorca vs Barcelona: Skor 0-3, Blaugrana Menang Telak
“Forum BKK ini untuk mengatasi pengangguran. BKK isinya mitra kerja dinas dalam proses penempatan alumni,” katanya, Sabtu (16/8/2025).
Selain itu, Pemkot Jogja juga bekerja sama dengan industri yang membuka peluang kerja bagi lulusan SMA/SMK yang ada di luar Kota Jogja maupun luar negeri. Saat ini telah ada skema Angkatan Kerja Lokal Antar Daerah (AKAD) dan Antar Negara (AKAN) yang menghubungkan calon tenaga kerja dari Kota Jogja dengan peluang kerja yang ada di luar Kota Jogja maupun di luar negeri.
Pemkot Jogja juga memberikan berbagai pelatihan berbasis kompetensi yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pada calon tenaga kerja lulusan SMA/SMK. Dalam pelatihan tersebut, calon tenaga kerja diberikan tambahan kemampuan dari beberapa pengajar dan praktisi yang ahli dibidangnya masing-masing.
BACA JUGA: Bayern Juara Piala Super Jerman 2025, Kalahkan VfB Stuttgart 1-2
Selain itu, melakukan pendampingan terhadap lulusan SMA/SMK mengenai peluang kerja yang ada saat ini. Serta memfasilitasi job fair untuk menghubungkan dunia industri dengan para pencari kerja.
“Kami berupaya menyiapkan lulusan SMK untuk siap bekerja. Kami sambungkan dengan dunia usaha dan industri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.