Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Para eks narapidana teroris (Napiter) saat menghormati bendera merah putih dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di DIY./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA -Sejumlah eks narapidana teroris (Napiter) di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2025).
Para eks Napiter ini ikut upacara HUT ke-8 RI di sejumlah tempat di DIY. Di Bantul total ada 10 eks Napiter yang ikut upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Trirenggo dengan Inspektur Upacara Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
Selain di lapangan Trirenggo, Eks Napiter juga menghadiri upacara di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Nampak hadir Gubernur DIY Sri Sultan HB X; Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X; Ketua DPRD DIY Nuryadi; Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono; Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo; Danlanud Adi Sutjipto Marsma TNI Toto Ginanto; Kepala Badan Intelijen Daerah (BINDA) DIY, Brigjen TNI Firyawan dan tamu undangan
Ketua DPRD DIY Nuryadi dalam kesempatan ini membacakan naskah proklamasi di podium kehormatan dengan khidmat. Sementara doa disampaikan oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY, Dr J Ahmad Bahiej.
Total Ada 13 Eks Napiter yang ikut dalam upacara di Istana Gedung Agung ini. Selain itu 6 Eks Napiter juga hadir dalam upacara di Lapangan Denggung Sleman.
BACA JUGA: 10 Mantan Narapidana Teroris Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Alun-alun Sukoharjo
Saat pengibaran bendera merah putih, eks Narapidana teroris ini terlihat ikut memberi hormat. Menggunakan pakaian atas putih yang dipadukan dengan celana warna gelap, serta pita warna merah putih yang diikatkan di masing-masing peci, mereka tampak antusias mendengarkan sekaligus mengucapkan teks Pancasila saat dibacakan.
Sementara itu eks napiter asal Kota Jogja, MZ menyambut baik peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan para eks napiter juga dilibatkan di sana.
"Bahwa kemerdekaan Ini adalah sebuah nikmat dan anugerah dari Allah SWT sehingga harus kita syukuri lahir dan berdirinya negara Indonesia,"kata Zaini dalam keterangannya.
MZ mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. "Kita jaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan dari seluruh anak bangsa Indonesia," sambungnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.