Pilot Asal AS Tewas, TNI Evakuasi Jenazah ke Timika
TNI evakuasi jenazah pilot asal AS korban pembunuhan di Yahukimo ke Timika, Papua Tengah.
Pelatihan pembuatan paka. /Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Ayam Aka Raja mungkin bisa menjadi tren di kalangan peternak. Jenis ayam kampung unggulan ini dikenal dengan ayam kampung jumbo, pasalnya mempunyai pertumbuhan lebih cepat dan ukuran badannnya mencapai 1,5 lebih berat dari ayam kampung lokal.
Jika dikembangkan untuk pedaging, maka ayam Aka Raja akan lebih menguntungkan bagi peternak. Oleh karena itu sejumlah dosen Agroindustri UMBY berinisiatif memberikan pendampingan terhadap para peternak Koperasi Cindelaras Tumangkar dan Kelompok Ternak Pitik Jowo, Moyudan, Sleman.
Adapun sejumlah dosen tersebut antara lain Sri Hartati Candra Dewi, Lukman Amin, Suwarta dan Profesor Chatarina Lilis Suryani dari prodi Teknologi Hasil Pertanian. "Para peternak dilatih berkaitan dengan pakan difokuskan pada peningkatan keterampilan menyediakan pakan sumber energi dan protein. Pakan sumber energi yang potensial di pedesaan di antaranya adalah bekatul, ketela pohon, sedang sumber protein dapat digunakan azzola dan maggot," kata Sri Hartati, Rabu (27/8/2025).
BACA JUGA: Jathilan Lacur hingga Ayam Goreng Kalasan Ditetapkan sebagai WBTb
Lukman Amin menekankan agar peternak menghindari adanya kawin sekerabat dan melakukan seleksi dengan memilih induk yang berkualitas bagus. "Sifat yang dapat menurun dari induk ayam ke keturunannya di antaranya induk ayam yang produksi telurnya tinggi, sifat mengeram yang baik dan warna bulu hitam atau putih," ujarnya.
Pengembangan Ayam Kampung melalui seleksi dan persilangan dengan Ayam Aka Raja untuk meningkatkan bobot ayam kampung yang ukurannya relatif kecil sehingga diharapkan meningkatkan nilai jualnya dan dapat memperpendek umur jual. Hal itu diharapkan bisa berdampak pada konsumsi pakan yang lebih sedikit.
Mereka telah melakukan stud banding terkait pengelolaan Ayam Aka Raja di Peternakan milik Iriyanto, di wilayah Balak, Cawas, Klaten. Ayam Aka Raja memiliki ukuran berat badan jauh lebih besar dibanding ayam kampung, misalnya ayam pejantan dapat mencapai 4 kg sedangkan betina 3,5 kg.
“Pertumbuhan Ayam Aka Raja lebih cepat dan kemampuan produksi telur Ayam Aka Raja relatif baik dibanding Ayam Kampung, hal ini karena adanya seleksi dan persilangan, sehingga diperoleh ayam yang lebih unggul,” kata Suwarta.
BACA JUGA: Tak Hanya Serang Lahan Pertanian, Monyet di Gunungkidul Curi Telur Ayam
Niken Astuti menambahkan sumber protein hewan untuk Ayam Aka Raja bisa melalui maggot. Budidaya maggot bisa menggunakan teknologi ember tumpuk dengan bahan sisa buah-buahan dan limbah dapur. Adapun caranya ember bagian atas untuk mengembangkan maggot dan ember bawah untuk menampung cairan yang berfungsi sebagai pupuk organik cair.
"Pada ember bagian atas, sisi atas dan alasnya dilubangi dan diisi dengan sisa buah-buahan atau sayuran sehingga akan dapat mengundang lalat hitam penghasil maggot. Setelah jangka 10-15 hari, telur lalat hitam akan menetas dan setelah satu bulan sudah dapat dihasilkan maggot untuk pakan ayam kampung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TNI evakuasi jenazah pilot asal AS korban pembunuhan di Yahukimo ke Timika, Papua Tengah.
OJK bagikan 11 tips aman mobile banking untuk hindari penipuan dan pembobolan. Mulai dari jaga PIN, waspada Wi-Fi publik, hingga log out. Cek panduannya!
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Argentina lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde lewat perpanjangan waktu dan akan menghadapi Mesir.
Meta merilis fitur caption dwibahasa di Instagram Edits. Kreator kini bisa menjangkau audiens global dengan dua bahasa dalam satu video.
Bursa transfer MotoGP 2027 memanas. Bagnaia pindah ke Aprilia, Jorge Martin bergabung dengan Yamaha, sementara Marc Marquez bertahan di Ducati hingga 2028.