BNPB Gelar OMC di Aceh Barat dan Nagan Raya Cegah Karhutla
BNPB dan PT Smart Cakrawala Aviation menggelar OMC di Aceh Barat dan Nagan Raya untuk mencegah meluasnya karhutla.
Ilustrasi nasi kotak MBG. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus keracunan massal karena makan bergizi gratis (MBG) yang menimpa yang menimpa ratusan siswa SMP di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman menjadi kejadian luar biasa (KLB). Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyebut melakukan kajian terkait dengan hal ini.
"Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi keamanan pangan bersama Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Selain itu, kami melakukan kajian KLB MBG dengan melibatkan Dinas Pendidikan, sekolah, puskesmas, Kemenag, serta perwakilan SPPG," kata Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie di Jogja, Jumat (29/8/2025).
Kajian itu, kata dia, juga melibatkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito dan Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI).
Dinkes DIY juga melakukan penyelidikan epidemiologi KLB keamanan pangan sebagai bagian dari langkah investigasi pasca-insiden tersebut.
Dia menjelaskan langkah lain yang ditempuh, meliputi pelatihan dan bimbingan teknis keamanan pangan serta pengadaan uji laboratorium di tempat pengolahan pangan sekolah, termasuk MBG.
"Kami juga memastikan pendampingan dilakukan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota saat pelatihan," ujar dia.
Sebagai bagian dari investigasi, kata Pembajun, puskesmas turut diminta melakukan inspeksi kesehatan lingkungan untuk mendeteksi potensi cemaran bakteri, seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus, yang sering menjadi penyebab kasus keracunan pangan.
BACA JUGA: Kapolda DIY Minta Maaf Atas Meninggalnya Pengemudi Ojol di Jakarta
Kasus keracunan massal di Sleman dilaporkan pada Rabu (13/8), dengan total 212 siswa terdampak dari SMP Muhammadiyah 1 Mlati, SMP Muhammadiyah 3 Mlati, SMP Negeri 3 Mlati, dan SMP Pamungkas Mlati.
Seluruh siswa diketahui mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG yang disalurkan ke sekolah masing-masing.
Dari jumlah itu, 113 siswa berobat ke puskesmas, 19 rawat inap di RSUD Sleman, tiga siswa dirawat di RSA UGM, sedangkan sisanya hanya mengalami gejala ringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB dan PT Smart Cakrawala Aviation menggelar OMC di Aceh Barat dan Nagan Raya untuk mencegah meluasnya karhutla.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.