Giri Sembung Siap Jadi Spot Baru Paralayang di Pulau Jawa
Giri Sembung di Kulonprogo akan diperkenalkan sebagai spot paralayang baru di Pulau Jawa melalui Kejurnas Paralayang Cakrawala Nusantara Seri I 2026.
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kulonprogo meminta kelompok Jaga Warga dan Satlinmas agar bersiaga.
Langkah tersebut sebagai upaya antisipasi meningkatnya aksi anarkis di beberapa daerah menyebar ke bumi Binangun. Selain itu, masyarakat Kulonprogo tidak terprovokasi terhadap ajakan tindakan anarkis yang menggunakan kekerasan.
Kepala Satpol PP Kulonprogo, Budi Hartono mengatakan apabila ada aspirasi yang ingin disampaikan ke pemerintah daerah boleh saja. Menurutnya masukan dan kritik sangat terbuka diterima Pemkab Kulonprogo demi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bersama.
BACA JUGA: Muhaimin: Tuntutan Demonstran Jadi Momentum Evaluasi Wakil Rakyat
"Sehubungan dengan kondisi sekarang yang menunjukan meningkatnya aksi anarkis, vandalisme, penjarahan dan pembakaran maka kami mengimbau Satlinmas dan Jaga Warga tingkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap lingkungan sekitar masing-masing," katanya kepada wartawan, Minggu (31/8/2025).
Budi menilai kewaspadaan perlu ditingkatkan sebagai upaya siaga menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. Dia menekankan apabila Jaga Warga dan Satlinmas menemukan indikasi atau potensi gangguan ketertiban masyarakat dapat langsung berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan penegak hukum. Menurutnya, jangan berikan ruang bagi siapapun yang berpotensi membuat Kulonprogo tidak aman dan nyaman.
"Sejauh ini bumi Binangun masih aman terkendali tidak ada gangguan ketertiban," ikatanya.
Satlinmas dan Jaga Warga juga diberdayakan untuk membantuk mengendalikan situasi di sekitar lingkungannya masing-masing. Tentunya hanya sebatas sesuai kemampuan yang dimiliki tanpa membahayakan dirinya atau orang lain.
Budi mengaku, imbauan tersebutsudah disebarluaskan ke seluruh Jaga Warga dan Satlinmas di Kulonprogo. Menurutnya, dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman ketertiban tiap Satlinmas dan Jaga Warga tetap mengutamakan keselataman bersama, persatuan, dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
"Semoga wilayah Kulonprogo selalu diberikan rasa aman dan nyaman bagi warganya," katanya.
Sebagai informasi, Jaga Warga merupakan bagian dari keistimewaan DIY yang tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat setempatnya.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko menambahkan pemerintah sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga wilayahnya. Menurutnya, diupayakan agar Kulonprogo tetap kondusif tidak tersulut tindakan anarkisme seperti di sejumlah daerah.
BACA JUGA: Cegah Kerusuhan, Tim Gabungan Perketat Pengamanan di Bantul
Ia meminta agar warganya tetap dapat beraktivitas seperti biasa dan tetap waspada terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawan yang bisa memperkeruh keadaan.
"Kondusifitas Kulonprogo agar masyarakat tetap aman dan nyaman menjadi upaya yang kami lakukan dalam waktu-waktu terakhir ini," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Giri Sembung di Kulonprogo akan diperkenalkan sebagai spot paralayang baru di Pulau Jawa melalui Kejurnas Paralayang Cakrawala Nusantara Seri I 2026.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.