KPAID Jogja Minta Kasus Daycare Little Aresha Dijerat Lebih Berat
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Sebanyak 1.500 mahasiswa Universita Mercu Buana Yogyakara (UMBY) mengikuti Pengenalan Rangkaian Awal Dunia Pembelajaran Tatanan Akademik (Pradipta) pada 9-12 September 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 1.500 mahasiswa Universita Mercu Buana Yogyakara (UMBY) mengikuti Pengenalan Rangkaian Awal Dunia Pembelajaran Tatanan Akademik (Pradipta) pada 9-12 September 2025.
Kepala Biro Kerja Sama Humas dan Keprotokolan UMBY, Widarta mengatakan memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang kemudian berkembang menjadi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKT). Selama empat tahun terakhir, Satgas ini tidak hanya menangani potensi dugaan kekerasan namun juga melakukan pencegahan, salah satunya melakukan sosialisasi.
BACA JUGA: Aduan ke Satgas PPKS UGM Meningkat, 40 Persen Kasus Bukan dari Lingkungan Kampus
"Kami sangat intens soal itu [pencegahan kekerasan], maka setiap kegiatan pengenalan kampus atau Pradipta [pengenalan rangkaian awal dunia pembelajaran tatanan akademik] selalu ada penyampaian materi terkait pencegahan kekerasan kepada mahasiswa baru," katanya, Selasa (9/9/2025).
Widarta menegaskan upaya pencegahan tersebut tidak sekadar menjalankan perintah Kementerian yang menaungi perguruan tinggi namun sekaligus menjadi upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada mahasiswa. "Ini sudah berjalan sekitar empat tahun terakhir dan kami selalu upaya penanganan dan pencegahan," ucapnya.
Ia menambahkan dalam kegiatan Pradipta maba juga dikenalkan pejabat dan lingkungan perkuliahan di kampus. Salah satunya berkaitan dengan teknologi informasi atau IT. Ia meyakini bahwa maba saat ini sudah sangat familiar dengan IT.
"Jadi nanti bagaimana pembelajaran berbasis e-learning, bagaimana pembelajaran dengan Zoom, perkuliahan secara online lainnya. Serta banyak materi lainnya," ujarnya.
Rektor UMBY Agus Slamet menambahkan dalam Pradipta kali ini diikuti sebyak 1.500 dengan mengangkat tema Membangun Karakter dan Kreativitas Menuju Kampus yang Inklusif dan Berdampak. Tema itu sejalan dengan komitmen kampus yang memberikan ruang bagi mahasiswa sesuai bakat dan minatnya sehingga mampu meraih prestasi. Meski demikian dengan tetap dalam koridor pembentukan karakter mahasiswa.
BACA JUGA: Komitmen Lawan Kekerasan Seksual, Universitas Sanata Dharma Bentuk Satgas PPKS
"Kami memotivasi para mahasiswa untuk terus berprestasi. Sejaln dengan posisi kampus saat ini menduduki peringkat ke-8 PTS, masuk dalam kategori kampus menengah ke atas. Karena di Jogja ada lebih dari 100 perguruan tinggi swasta dan lima perguruan tinggi negeri. Tentu prestasi ini patut dibanggakan," katanya.
Dalam kesempatan itu perwakilan mahasiswa baru sebagai simbolis penyematan almamater yaitu Dwi Septiani dari Prodi Ilmu Keolahragaan (atlet Panahan, difabel), Muhammad Mahlil Aliman dari Prodi Pendidikan Matematika (penerima beasiswa tahfidz), dan Ominakhon Zokirova Akromjon Qizi dari Prodi Psikologi (mahasiswa luar negeri dari Uzbekistan).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.
SIM keliling Sleman 21 Mei 2026 hadir di Polsek Cangkringan dan MPP, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.