Tabungan Tamasya Tembus Rp156 Miliar, Nasabah Terus Bertambah
Tabungan Tamasya Plus BPR DIY menghimpun dana Rp156 miliar hingga Juni 2026. Jumlah nasabah terus bertambah.
Sebanyak 1.500 mahasiswa Universita Mercu Buana Yogyakara (UMBY) mengikuti Pengenalan Rangkaian Awal Dunia Pembelajaran Tatanan Akademik (Pradipta) pada 9-12 September 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 1.500 mahasiswa Universita Mercu Buana Yogyakara (UMBY) mengikuti Pengenalan Rangkaian Awal Dunia Pembelajaran Tatanan Akademik (Pradipta) pada 9-12 September 2025.
Kepala Biro Kerja Sama Humas dan Keprotokolan UMBY, Widarta mengatakan memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang kemudian berkembang menjadi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKT). Selama empat tahun terakhir, Satgas ini tidak hanya menangani potensi dugaan kekerasan namun juga melakukan pencegahan, salah satunya melakukan sosialisasi.
BACA JUGA: Aduan ke Satgas PPKS UGM Meningkat, 40 Persen Kasus Bukan dari Lingkungan Kampus
"Kami sangat intens soal itu [pencegahan kekerasan], maka setiap kegiatan pengenalan kampus atau Pradipta [pengenalan rangkaian awal dunia pembelajaran tatanan akademik] selalu ada penyampaian materi terkait pencegahan kekerasan kepada mahasiswa baru," katanya, Selasa (9/9/2025).
Widarta menegaskan upaya pencegahan tersebut tidak sekadar menjalankan perintah Kementerian yang menaungi perguruan tinggi namun sekaligus menjadi upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada mahasiswa. "Ini sudah berjalan sekitar empat tahun terakhir dan kami selalu upaya penanganan dan pencegahan," ucapnya.
Ia menambahkan dalam kegiatan Pradipta maba juga dikenalkan pejabat dan lingkungan perkuliahan di kampus. Salah satunya berkaitan dengan teknologi informasi atau IT. Ia meyakini bahwa maba saat ini sudah sangat familiar dengan IT.
"Jadi nanti bagaimana pembelajaran berbasis e-learning, bagaimana pembelajaran dengan Zoom, perkuliahan secara online lainnya. Serta banyak materi lainnya," ujarnya.
Rektor UMBY Agus Slamet menambahkan dalam Pradipta kali ini diikuti sebyak 1.500 dengan mengangkat tema Membangun Karakter dan Kreativitas Menuju Kampus yang Inklusif dan Berdampak. Tema itu sejalan dengan komitmen kampus yang memberikan ruang bagi mahasiswa sesuai bakat dan minatnya sehingga mampu meraih prestasi. Meski demikian dengan tetap dalam koridor pembentukan karakter mahasiswa.
BACA JUGA: Komitmen Lawan Kekerasan Seksual, Universitas Sanata Dharma Bentuk Satgas PPKS
"Kami memotivasi para mahasiswa untuk terus berprestasi. Sejaln dengan posisi kampus saat ini menduduki peringkat ke-8 PTS, masuk dalam kategori kampus menengah ke atas. Karena di Jogja ada lebih dari 100 perguruan tinggi swasta dan lima perguruan tinggi negeri. Tentu prestasi ini patut dibanggakan," katanya.
Dalam kesempatan itu perwakilan mahasiswa baru sebagai simbolis penyematan almamater yaitu Dwi Septiani dari Prodi Ilmu Keolahragaan (atlet Panahan, difabel), Muhammad Mahlil Aliman dari Prodi Pendidikan Matematika (penerima beasiswa tahfidz), dan Ominakhon Zokirova Akromjon Qizi dari Prodi Psikologi (mahasiswa luar negeri dari Uzbekistan).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tabungan Tamasya Plus BPR DIY menghimpun dana Rp156 miliar hingga Juni 2026. Jumlah nasabah terus bertambah.
Dokter jantung menjelaskan waktu terbaik minum kopi agar tidak mengganggu tidur dan irama jantung serta tips konsumsi yang lebih sehat.
SDN Kintelan 2 Jogja menerima enam siswa baru pada 2026/2027. Sekolah menyebut minimnya lulusan TK dan lokasi menjadi penyebab utama.
Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Prancis 2-0. Gol Oyarzabal & Porro, rekor 37 laga tak terkalahkan. Final lawan Argentina atau Inggris.
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Kemendagri meminta Pemda mengoptimalkan pajak kendaraan bermotor setelah penerimaan PKB turun Rp11,58 triliun pada 2025.