Advertisement

Komitmen Lawan Kekerasan Seksual, Universitas Sanata Dharma Bentuk Satgas PPKS

Lugas Subarkah
Senin, 13 Maret 2023 - 19:27 WIB
Budi Cahyana
Komitmen Lawan Kekerasan Seksual, Universitas Sanata Dharma Bentuk Satgas PPKS Ilustrasi kekerasan seksual - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMANUniversitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta kini miliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Sebanyak 25 orang anggota yang terdiri dari 14 mahasiswa, 10 dosen, dan satu tenaga kependidikan terlibat dalam Satgas PPKS ini.

Pembentukan Satgas PPKS USD merupakan respons USD dalam menindaklanjuti Permendikbud Ristek No. 30/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Tinggi. Selain itu, sebagai satu-satunya universitas Jesuit di Indonesia, pembentukan Satgas PPKS USD adalah implementasi dari Protokol Safeguarding dalam Karya Serikat Yesus Provinsi Indonesia.  

Advertisement

Satgas PPKS USD bertugas membantu pimpinan universitas dalam rangka pencegahan dan penanganan kekerasan seksual bagi warga kampus yang meliputi penyusunan pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Kemudian, sosialisasi pendidikan kesetaraan gender, kesetaraan disabilitas, pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi; melakukan koordinasi dalam pemberian perlindungan kepada korban dan saksi; serta melakukan survei kekerasan seksual dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan. 

Proses pembentukan Satgas PPKS di USD menempuh proses yang cukup panjang. Dimulai dengan Uji Publik dan Penetapan Panitia Seleksi (Pansel) Satgas PPKS pada September 2022. Kemudian pada tahap berikutnya pansel melakukan seleksi anggota satgas yang meliputi pendaftaran, seleksi berkas administratif dan wawancara.

Proses ini dilakukan dari November hingga Desember 2022. Setelah tahapan ini selesai, pansel kemudian menyusun rekomendasi daftar calon anggota Satgas dan menjalankan Survei Publik pada bulan Januari 2023.  Akhirnya, pada 1 Februari 2023, Rektor menerbitkan Surat Keputusan No.065d/Rektor/II/2023 tentang Pengangkatan Satgas PPKS USD.  

Rektor USD, Romo Albertus Bagus Laksana, menuturkan tugas Satgas PPKS tidak sekedar mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan kampus. "Lebih daripada itu, membentuk kultur relasional manusiawi yang aman supaya kehidupan bersama menjadi utuh dan setiap individu dihargai martabatnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Komposisi anggota Satgas PPKS 90% perempuan dan lebih banyak mahasiswa. Menurutnya hal ini menunjukkan komitmen tentang pemberdayaan kelompok yang seringkali menjadi kelompok yang termajinalkan, menjadi korban dalam relasi-relasi yang tidak adil, termasuk di dalamnya kekerasan seksual.

Ketua Satgas PPKS USD, Ni Luh Putu Rosiandani, mengatakan tujuan keberadaan Satgas yang secara resmi dilantik oleh pimpinan universitas dapat menguatkan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

“Di USD sebelumnya sudah ada satgas sementara yang telah berproses untuk mengumpulkan berbagai informasi dan meletakkan dasar-dasar bagaimana kita akan bergerak menangani kasus kekerasan seksual. Harapannya kita bersama semakin dapat menciptakan kultur relasi yang sehat, aman dan nyaman bagi seluruh warga kampus,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BMKG Ingatkan Resiko Hujan Lebat di Sejumlah Daerah pada Hari Ini

News
| Jum'at, 24 Mei 2024, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Lokasi Kolam Air Panas di Jogja, Cocok untuk Meredakan Lelah

Wisata
| Senin, 20 Mei 2024, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement