Advertisement
Penganiayaan Anak di Sumbergiri Ponjong Berujung Laporan Balik
ILustrasi kekerasan anak - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polisi menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap dua anak di Sumbergiri, Ponjong, yang kini berkembang dengan adanya laporan balik pencurian ikan. Adapun Polsek Ponjong menjadwalkan gelar perkara pada Senin (9/2/2026) untuk menentukan kelanjutan proses hukum.
Kapolsek Ponjong, Kompol Hendra Prastawa, menyampaikan bahwa peristiwa ini melibatkan tiga korban, dua di antaranya masih berstatus anak. Ketiga korban masing-masing berinisial MPY (17), MAF (17), dan JG (20).
Advertisement
“Kejadian penganiayaan terjadi pada 8 Januari 2026,” kata Hendra, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat JG mengajak MPY dan MAF memancing di kolam milik kakeknya yang berada di Padukuhan Wonodoyo, Kalurahan Sumbergiri, sekitar pukul 22.30 WIB. Saat berada di lokasi, ketiganya didatangi dua orang yang meneriaki mereka sebagai pencuri.
BACA JUGA
Mendengar teriakan tersebut, ketiga korban panik dan berusaha melarikan diri. Namun, mereka berhasil ditangkap oleh warga setempat. Dalam proses pengamanan itulah, diduga terjadi aksi pemukulan dan penganiayaan.
Akibat kejadian tersebut, JG, MPY, dan MAF mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Setelah kejadian, laporan dugaan penganiayaan kemudian masuk ke Polsek Ponjong dan langsung ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan.
“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi, tetapi hingga saat ini belum menetapkan tersangka,” ujar Hendra. “Besok akan dilakukan gelar perkara. Jika hasilnya dinaikkan ke tahap penyidikan, maka akan ditentukan pihak yang bertanggung jawab,” tambah mantan Kapolsek Patuk tersebut.
Ada Laporan Balik Dugaan Pencurian Ikan
Di tengah proses penyelidikan dugaan penganiayaan, kasus ini juga diwarnai dengan laporan balik. Pihak terlapor melaporkan JG, MPY, dan MAF atas dugaan pencurian ikan.
Laporan tersebut dibuat oleh IA pada Sabtu (7/2/2026) di Polsek Ponjong dengan didampingi sejumlah warga. Laporan itu terkait dugaan pencurian ikan yang terjadi di lokasi kejadian.
“Laporan dugaan pencurian ikan sudah kami terima dan saat ini juga ditangani sesuai prosedur,” kata Hendra.
Menurutnya, upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebenarnya telah dilakukan melalui mediasi yang diinisiasi oleh Lurah Sumbergiri. Namun, proses mediasi tersebut tidak mencapai kesepakatan sehingga penanganan kasus tetap dilanjutkan melalui jalur hukum.
“Kami akan menangani perkara ini secara transparan dan profesional,” tegas Hendra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Thailand Berlakukan Larangan Alkohol Nasional Saat Pemilu
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Leptospirosis di Jogja Naik, Warga Diminta Waspada
- Pendidikan Berbasis Al-Quran Diperkuat di Kulonprogo
- PKB DIY Dorong Politik Solutif dan Inklusif di Kepengurusan Baru
- Menkop Dorong Kopdes Merah Putih Produksi Genteng Teknologi Baru
- Logistik Permakanan BPBD Sleman Habis, Pengadaan Tunggu Instruksi
Advertisement
Advertisement



