Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Ilustrasi Pasar Kangen di TBY./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Pasar Kangen TBY siap digelar pada 18-24 September di Taman Budaya Yogyakarta dengan menghadirkan 152 stan kuliner dan 66 stan kerajinan serta barang antik.
Kepala Taman Budaya Yogyakarta Purwiati menuturkan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Pasar Kangen TBY pada tahun imi hanya berlangsung selama tujuh hari.
“Selama sepekan, pengunjung akan dimanjakan dengan beragam kuliner tradisional khas Jogja dan Nusantara yang seluruhnya menggunakan bahan dasar lokal hasil bumi sendiri dan penuh makna keberlanjutan,” tuturnya dalam jumpa pers di TBY, Jumat (12/9/2025).
Purwanti mengatakan pelaksanaan tahun ini sempat ditunda, dari yang semestinya digelar pada 7-13 September 2025. Penundaan dilakukan mengingat situasi pada waktu itu sedang marak gelombang unjuk rasa sehingga keamanan wilayah DIY ditingkatkan.
Selama tujuh hari pelaksanaan, Pasar Kangen TBY berlangsung dari pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB. Area acara tetap menggunakan kompleks di dalam TBY meski saat ini ada pengerjaan renovasi bangunan.
Meski jumlah peserta dikurangi, di Pasar Kangen TBY akan tetap ada gelaran pertunjukan. Akan ada 19 kelompok kesenian yang mengisi acara dan dua kali pergelaran wayang kulit.
Inisiator Pasar Kangen Yogyakarta Ong Hari Wahyu mengungkapkan festival tahunan ini mengusung tajuk Nandur Opo Sing Dipangan, Mangan Opo Sing Ditandur.
“Tanpa mengurangi esensi dari Pasar Kangen TBY, pelaksanaan tahun ini yang cuma tujuh hari menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia akibat kebijakan efisiensi pemerintah,” paparnya.
Ada sebanyak 1.136 pendaftar yang berminat mengisi stan-stan Pasar Kangen TBY namun setelah dikurasi menjadi 152 untuk kuliner tradisional dan 66 kerajinan atau barang antik.
Soal tajuk Pasar Kangen TBY kali ini, Ong mengatakan implementasinya pada bahan produk-produk pangan yang digunakan peserta mesti dari lokal, seperti singkong dan jagung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.