Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi di Kepatihan, Senin (15/9/2025)./ist Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mendorong PT. PLN mampu menyesuaikan antara layanan umumnya dengan karakteristik kebutuhan di DIY. Hal ini dikarenakan kebutuhan DIY akan listrik berbeda dengan daerah-daerah lainnya.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan kebutuhan listrik khusus DIY ini lebih banyak ke rumah-rumah penduduk, kompleks-kompleks pemukiman, kemudian juga hotel dan pendukung pariwisata.
“Jadi Bapak Gubernur [Sri Sultan HB X] berharap supaya nanti karakter public service PLN juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya usai mendampingi Sri Sultan bertemu dengan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi di Kepatihan, Senin (15/9/2025).
BACA JUGA: Prakiraan BMKG Selasa 16 September 2025, DIY Hujan Ringan
Karakteristik kebutuhan DIY akan listrik mungkin agak berbeda dengan provinsi yang lain. Apalagi di DIY pun keberadaan industri-industri besar masih terbatas. Sektor industri yang ada lebih ke arah home industry maupun industri menengah.
“Pertemuan ini dilakukan karena adanya pergantian kepala PLN untuk wilayah Jateng dan DIY. Semoga kepala yang baru ini bisa melakukan apa yang diharapkan Bapak Gubernur,” ucapnya.
Sementara itu, Bramantyo Anggun Pambudi, menuturkan kedatangannya kali ini bertujuan untuk silahturahmi selaku pejabat baru. Selama pertemuan, menurutnya Sri Sultan lebih menerangkan ke arah bagaimana mengembangkan DIY ke depannya.
“Jogja memiliki visi bahwa ke depan akan menjadi provinsi yang lebih maju, namun lebih ke arah padat karya. Dan tentu saja dengan menggunakan listrik yang juga bersih. Buat masyarakat DIY, PLN sangat siap membantu seluruh pertumbuhan ekonomi dan mendorongnya untuk semakin tumbuh ke depannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.