WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi di Kepatihan, Senin (15/9/2025)./ist Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mendorong PT. PLN mampu menyesuaikan antara layanan umumnya dengan karakteristik kebutuhan di DIY. Hal ini dikarenakan kebutuhan DIY akan listrik berbeda dengan daerah-daerah lainnya.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan kebutuhan listrik khusus DIY ini lebih banyak ke rumah-rumah penduduk, kompleks-kompleks pemukiman, kemudian juga hotel dan pendukung pariwisata.
“Jadi Bapak Gubernur [Sri Sultan HB X] berharap supaya nanti karakter public service PLN juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya usai mendampingi Sri Sultan bertemu dengan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi di Kepatihan, Senin (15/9/2025).
BACA JUGA: Prakiraan BMKG Selasa 16 September 2025, DIY Hujan Ringan
Karakteristik kebutuhan DIY akan listrik mungkin agak berbeda dengan provinsi yang lain. Apalagi di DIY pun keberadaan industri-industri besar masih terbatas. Sektor industri yang ada lebih ke arah home industry maupun industri menengah.
“Pertemuan ini dilakukan karena adanya pergantian kepala PLN untuk wilayah Jateng dan DIY. Semoga kepala yang baru ini bisa melakukan apa yang diharapkan Bapak Gubernur,” ucapnya.
Sementara itu, Bramantyo Anggun Pambudi, menuturkan kedatangannya kali ini bertujuan untuk silahturahmi selaku pejabat baru. Selama pertemuan, menurutnya Sri Sultan lebih menerangkan ke arah bagaimana mengembangkan DIY ke depannya.
“Jogja memiliki visi bahwa ke depan akan menjadi provinsi yang lebih maju, namun lebih ke arah padat karya. Dan tentu saja dengan menggunakan listrik yang juga bersih. Buat masyarakat DIY, PLN sangat siap membantu seluruh pertumbuhan ekonomi dan mendorongnya untuk semakin tumbuh ke depannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.