Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Ilustrasi menonton siaran televisi - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada ratusan sekolah yang mendapatkan bantuan layar televisi interaktif dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah. Program ini menjadi bagian untuk mendorong digitalisasi pembelajaran di 2025.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, ada program baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Yakni, pengadaan layar televisi interaktif untuk sekolah.
Total se-Indonesia ditargetkan ada 288.865 sekolah yang mendapatkan bantuan sarana pembelajaran ini. Adapun di Gunungkidul, kata dia, sudah ada 145 Paud dan 11 SMP yang akan mendapatkan bantuan.
BACA JUGA: Gunungkidul Akan Perluas Jangkauan Layanan Bus Sekolah
“Jumlahnya masih bisa bertambah karena untuk tingkat SD masih dalam proses pendataan,” kata Nunuk kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Pihaknya telah mengirimkan data sekolah yang berpotensi menerima bantuan tersebut. Pendataan dilakukan sejak Juli lalu melalui tautan resmi dari Kemendikdasmen.
“Sekolah diminta mengisi tentang kondisi sarana, listrik, hingga fasilitas lain. Dari hasil itu, kementerian langsung yang menentukan sekolah mana yang layak menerima bantuan,” kata Nunuk.
Menurut dia, secara sumber daya manusia, sekolah di Gunungkidul siap menerima bantuan dan memanfaatkan perangkat digital. Ia berdalih, guru-guru telah rutin mengikuti pelatihan digitalisasi, tapi dari sisi kesiapan infrastruktur masih belum memadai.
“Tidak semua fasilitas yang dimiliki sekolah sama,, mulai dari jaringan listrik hingga internet. Untuk fasilitas pembantu dalam pembelajaran juga hanya menggunakan proyektor sehingga dengan adanya bantuan program digital dari Kementerian akan sangat membantu,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, Pendidikan di Bumi Handayani masih butuh ditingkatkan. Baik, dari sisi sarana prasarana maupun kualitas Pendidikan yang dimiliki.
“Mutu Pendidikan harus terus ditingkatkan karena jadi modal bagi generasi muda menatap masa depan,” katanya.
Ia pun mendukung program digitalisasi karena penguasaan teknologi dan informasi di era sekarang sangat dibutuhkan dan menjadi suatu hal yang wajib. “Anak-anak harus dibiasakan dengan teknologi. Tapi, tentunya dengan adanya kontrol sehingga perkemabgan iptek ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi pengetahuan para siswa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.