Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melanjutkan pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Padukuhan Kliran, Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Sleman. Pembangunan menggunakan anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp1,7 miliar.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Sleman, Nur Fitri Handayani, mengatakan pembangunan ditarget selesai pada 29 Oktober 2025 dengan pekerjaan meliputi aula, halaman depan, area parkir, penataan landscape hingga drainase.
BACA JUGA: Penyebab Harga Cabai Merah Besar dan Cabai Merah Keriting di Sleman Naik
Adapun pembangunan gedung utama sudah dilakukan pada tahap pertama dengan anggaran sekitar Rp2 miliar. Pembangunan memang tidak bisa diselesaikan dalam satu tahap lantaran keterbatasan anggaran.
PLUT yang memiliki luas lahan 2.920 meter persegi ini dibangun di atas aset milik Pemkab Sleman. Salah satu syarat penggunaan DAK adalah aset yang digunakan harus milik Pemkab dan bukan sultan ground (SG).
Lokasi tersebut dipilih karena berada dekat dengan beberapa sentra industri lokal seperti sentra lurik dan tenun, selain telah memenuhi syarat legalitas.
PLUT ini akan menjadi pusat layanan konsultasi, pelatihan, dan promosi bagi UMKM yang memiliki fasilitas lebih modern dibandingkan PLUT lama yang berada di sisi Selatan Rumah Dinas Bupati Sleman.
Mini teater juga dihadirkan di PLUT Minggir untuk tempat diskusi. “Fasiltas jadi lebih modern, memadai. Gedung juga representatif,” kata Nur Fitri ditemui, Jumat (19/9/2025).
Kementerian Koperasi dan UKM RI juga akan memverifikasi kelaikan PLUT mengingat pembiayaannya menggunakan DAK. Terkait pemanfaatan PLUT lama, Pemkab masih membahas kemungkinan yang ada apakah akan tetap difungsikan atau ada perubahan skema layanan.
Dihubungi pada Senin (22/9), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sleman, Sutiasih, mengatakan layanan utama PLUT dipindahkan ke PLUT Kliran setelah pembangunan selesai. Meski begitu, PLUT baru tersebut sudah beroperasi sejak 1 Juli 2025 untuk pelatihan klasikal.
“Gedung PLUT di area Pemkab tetap digunakan untuk mendukung layanan konsultasi yang tidak memungkinkan dilaksanakan di PLUT Kliran Minggir,” kata Sutiasih.
Adapun gedung PLUT baru akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti kemasan, kuliner, podcast studio, dan kriya jahit. Harapannya gedung tersebut akan menjadi sarana pembinaan secara terintegrasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM.
Selain sebagai sarana pembinaan, PLUT Kliran juga dia harapkan menjadi objek wisata edukasi pengembangan koperasi dan UMKM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.