BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya tiga keluarga asal Kabupaten Gunungkidul akan mengikuti program transmigrasi dengan tujuan Kabupaten Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Nanang Putranto mengatakan, ada tiga keluarga yang akan mengikuti program transmigrasi di tahun ini. Adapun lokasi tujuan penempatan ada perubahan dari rencana awal karena tidak jadi ditempatkan di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
BACA JUGA: Sleman Tak Dapat Kouta Program Transmigrasi, Begini Alasan Kementrans
Sebagai gantinya, calon transmigrant akan ditempatkan di Kabupaten Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat. “Tidak jadi ke Kabupaten Sukamara karena di sana difokuskan untuk program transmigrasi lokal warga setempat. Tapi, lokasi penempatan sudah tidak ada masalah karena sudah ada penggantinya,” kata Nanang, Kamis (25/9/2025).
Meski demikian, ia mengakui belum tahu kapan waktu pemberangkatan. Pasalnya, kebijakan tentang kepastian pemberangkatan masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.
“Kami masih menunggu info untuk pemberangkatan. Yang jelas, sudah ada tiga alokasi keluarga yang akan diberangkatkan ke Polewali Mandar,” katanya.
Selama masih menunggu pemberangkatan, sambung Nanang, dilakukan proses persiapan para calon transmigrant. Salah satunya memberikan bekal berupa pelatihan di bidang pertanian mulai dari pembuatan pupuk hingga pengolahan lahan.
“Minggu ini ada pelatihan yang diharapkan menjadi bekal ketrampilan bagi para keluarga transmigrant,” katanya.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Transmigrasi Gunungkidul, Supartono mengatakan, minat warga untuk mengikuti program transmigrasi tergolong tinggi. Oleh karenanya, ada pemilihan catrans yang akan diberangkatkan dilakukan secara selektif.
Proses seleksi dilaksanakan untuk mendapatkan calon yang benar-benar serius mengikuti transmigrasi. Adapun prosesnya dengan melaksanakan seleksi sosial ekonomi kepada catrans. Salah satunya mendatangi rumah setiap calon dengan melakukan pencatatan kepemilikan harta.
Pemkab juga akan mengobservasi kesiapan mental dan keahlian calon transmigran. Tidak hanya itu, tim juga akan memastikan bahwa calon transmigran tidak memliki utang di lembaga keuangan.
“Apabila ada [utang], calon transmigran perlu melunasinya sebagai persyaratan yang harus dipenuhi kalau terpilih untuk berangkat di program transmigrasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.