Umat Buddha Gelar Ritual Waisak di Sungai Mudal Kulonprogo
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Transmigrasi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kulonprogo sudah memilih lima KK yang akan berangkat transmigrasi. Direncanakan para calon transmigran (Catrans) itu akan berangkat pada Desember 2025. Adapun daerah transmigrasi yang dituju yakni Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Bus Inklusif di Kulonprogo Layani Dua Rute
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Transmigrasi Disnaker Kulonprogo, Farida Ariyani mengatakan lima KK Catrans itu tepatnya akan memulai hidup baru di Torire, Kecamatan Lore Tengah, Poso. Menurutnya, para Catrans diberangkatkan pada Desember nanti sesuai dengan perencanaan dari Kementerian Transmigrasi. "Lima KK itu yang terpilih sesuai seleksi beberapa waktu lalu," katanya, Selasa (30/9/2025).
Farida menjelaskan, kini lima KK Catrans tersebut sedang melakoni pelatihan transmigrasi. Pelatihan tersebut diadakan di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Kementerian Transmigrasi yang berlokasi di Sleman. Pelatihan dimulai sejak awal pekan ini dan akan rampung pada Jumat (3/10/2025).
"Pelatihannya tentang banyak aspek terutama ilmu-ilmu pertanian dan perkebunan yang peruntukannya seperti kopi, duren, cokelat, jagung dan sayuran," imbuhnya.
Nantinya selesai pelatihan para Catrans tinggal menunggu waktu keberangkatan saja menuju tujuan transmigrasi di Poso yang tentunya ditanggung pemerintah. Sementara itu, Kepala Disnaker Kulonprogo, Bambang Sutrisna menambahkan, para Catrans ini nantinya mendapat sejumlah fasilitas setibanya di Lore Tengah, Poso. Di antaranya seperti lahan pekarangan dan rumah tipe 36 dengan total luas sekitar 0,1 hektare.
"Termasuk nantinya mendapatkan lahan usaha yang diberikan secara bertahap," ujar pria yang akrab disapa Bamsut ini.
Bamsut membeberkan, lahan usaha yang diberikan nantinya berjumlah dua bidang. Satu bidang lahan usaha seluas 0,9 hektare dan satu bidang lagi luasnya satu hektare. Lahan usaha yang diberikan tersebut nantinya yang digunakan para Catrans untuk mengolah pertanian yang sedang dilatih saat ini di BBPPMT Kementrans di Sleman.
"Baik rumah atau lahan usaha diberikan kepada Catrans gratis sebagai fasilitas transmigrasi dengan status kepemilikannya nanti secara bertahap menjadi hak milik," tuturnya.
Bamsut menuturkan, Catrans Kulonprogo berganti tujuan ke Poso setelah awalnya direncanakan ke Kabupaten Sukamara. Menurutnya pergantian tersebut menjadi keputusan dari pusat dan para Catrans tidak mempersoalkannya.
Dia mengimbau agar para Catrans tidak home sick atau selalu ingin pulang ketika nantinya sudah berangkat transmigrasi ke Poso. "Pantang mudik sebelum sukses," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.