Kisah Mbah Iran, Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Wonokromo Bantul
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Ratusan Para pakar lingkungan berkumpul secara daring dalam kegiatan seminar ilmiah Tantangan & Inovasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan di Indonesia yang digelar Prodi Teknik Lingkungan (PSTL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan Para pakar lingkungan berkumpul secara daring dalam kegiatan seminar ilmiah Tantangan & Inovasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan di Indonesia yang digelar Prodi Teknik Lingkungan (PSTL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII). Pertemuan ilmiah ini membahas sejumlah isu terkini terkait kerusakan lingkungan dan cara mengatasinya.
Ketua Jurusan Teknik Lingkungan UII Awaluddin Nurmiyanto menjelaskan sejumlah isu yang dibahas antara lain pengelolaan pencemaran udara dan perubahan iklim, manajemen sumber daya air, bioteknologi lingkungan. Kemudian pengelolaan limbah padat dan limbah B3, pengolahan air dan air limbah, serta teknologi infrastruktur lingkungan.
Selain sebagai wadah diskusi ilmiah terkait pengelolaan lingkungan di Indonesia, kegiatan seminar nasional ini juga diadakan untuk mempublikasikan inovasi yang lahir dari kolaborasi dosen, mahasiswa, praktisi, maupun pemerintah. "Selain itu, beliau berharap inspirasi sekaligus aksi nyata dapat muncul dari seminar ini agar pengelolaan kualitas lingkungan di Indonesia semakin maju, berkelanjutan, dan berkeadilan," katanya dikutip Selasa (30/9/2025).
BACA JUGA: Kolaborasi Jadi Kunci Pelestarian Lingkungan Hidup di Sleman
Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL) UII 2025 diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Jumlah peserta yang bergabung di media Zoom dan live Youtube berjumlah lebih dari 300 orang. Adapun total artikel ilmiah yang didiseminasikan pada seminar nasional pertama PSTL UII ini jumlahnya mendekati 40 artikel.
Seminar ini menghadirkan tiga ahli teknik lingkungan terkemuka di Indonesia, yaitu Profesor Eko Siswoyo, guru besar Teknik Lingkungan UII; Profesor Joni Hermana, guru besar Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Nazula Nutayla selaku praktisi lingkungan dari PT. Bukit Asam Sumatera Selatan.
Para pembicara kunci membawakan materi di antaranya inspirasi inovasi terkait teknik pengendalian pengolahan air dan limbah. Kemudianmasa depan pengelolaan lingkungan Indonesia hingga penerapan manajemen lingkungan di Industri.
Dekan FTSP UII, Profesor Ilya Fadjar Maharika menilai pentingnya forum ilmiah ini dalam membangun perspektif tentang pengelolaan kualitas lingkungan di Indonesia. Ia menyoroti perlunya memahami kondisi lingkungan dalam bingkai perspektif antroposenik, di mana berbagai bencana dan kerusakan alam merupakan tanda bahwa eksploitasi oleh manusia telah melampaui batas.
"Inovasi tidak hanya sebatas kemajuan teknologi semata, tetapi harus dimaknai sebagai upaya yang lebih membumi, yakni merehabilitasi bumi dan menjaga keberlanjutan ekosistem," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.