Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Padukuhan Badan, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Rabu (8/10/2025) malam. Peristiwa ini diduga berasal dari alat pemanas kandang yang mengalami korsleting listrik, dan menyebabkan ribuan anak ayam yang baru menetas mati.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul, Irawan Kurnianto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api pertama kali diketahui saat pemilik kandang, Sugiyanto, 47, kembali ke lokasi seusai salat Magrib.
“Sebelumnya, sekitar pukul 17.30 WIB, pemilik meninggalkan kandang untuk pulang ke rumah. Saat kembali sekitar pukul 18.30 WIB, tidak lama kemudian muncul kobaran api dari area kandang,” ujar Irawan, Kamis (9/10/2025).
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran datang. Namun karena kobaran api cukup besar, warga kemudian menghubungi petugas Damkar BPBD Bantul Pos Pundong dan Polsek Pundong.
“Sekitar 15 menit setelah pemadaman dimulai, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain,” jelas Irawan.
Dari hasil pendataan, sebanyak 4.950 ekor anak ayam yang baru menetas mati terbakar bersama sejumlah perlengkapan kandang seperti genting, bambu, pagar, terpal, tempat makan ayam, dan dua alat pemanas. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp13 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi seluruh isi kandang ludes terbakar. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, tetapi dugaan sementara api berasal dari alat pemanas kandang yang mengalami korsleting.
“Kami mengimbau warga, terutama pelaku usaha peternakan, untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat pemanas dan instalasi listrik di area kandang agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.